Warung Pan Brayut Hadirkan Menu Ayam Geprek Dengan Dua Pilihan Sambal

81

SULUH BALI, Denpasar – Belakangan Ayam Geprek menjadi menu yang hits di Kota Denpasar. Kita bisa dengan mudah mendapatkannya, namun belum tentu dengan banyaknya pilihan bisa sesuai dengan lidah kita.

Ada satu rekomendasi ayam geprek dari Warung Pan Brayut yang berada di jalan Hayam Wuruk Denpasar. Berbeda dengan ayam geprek pada umumnya, Warung Pan Brayut menyajikan ayam geprek dengan mengolahnya dengan cara yang baru. Selain sebagai salah satu bentuk inovasi kuliner di Warung pan Brayut, menu baru ini sengaja dibuat untuk memanjakan konsumennya.

“Menu ini saat ini menjadi trend di kalangan masyarakat, sehingga kami ingin menampilkan menu yang kekinian,” tutur Surya Adnyana selaku pemilik Warung Pan Brayut.

Meskipun menu ayam geprek yang dihindangkan di warung Pan Brayut ini tampilannya hampir sama dengan menu ayam geprek pada umumnya, namun Surya mengatakan jika menu ayam geprek miliknya memiliki beberapa keistimewaan.

Adapun yang dimaksud keistimewaan dari ayam geprek tersebut adalah ayam geprek yang dihidangkan memiliki beberapa pilihan, yakni ayam geprek bakar dan ayam geprek goreng. Selain pilihan cara memasak ayam yang berbeda, Surya mengatakan pihaknya juga menyediakan beberapa pilihan sambal, mulai dari sambal mercon hingga sambal matah.

Adanya beberapa pilihan memasak daging ayam ini diakuinya karena pihaknya ingin memberikan variasi kepada pelanggannya. “Selama ini kan ayam geprek identik dengan ayam goreng yang digeprek, di warung ini, kami ingin pelanggan mendapat pilihan menu selain ayam goreng,” ungkapnya.

Surya menyatakan jika ayam geprek bakar menjadi menu favorit di Warungnya. Hal ini karena ayam geprek bakar ini memiliki rasa dan tekstur yang berbeda jika dibandingkan dengan ayam geprek goreng seperti yang ada di pasaran pada umumnya.

Untuk ayam geprek bakar ini, memiliki tekstur daging yang lembut dengan sedikit rasa manis dan aroma asap yang kuat. Hal ini karena pada saat proses pembakaran, daging ayam yang sebelumnya telah diungkep dimatangkan dengan metode pengasapan. Sehingga ada rasa gurih yang berasal dari proses pengasapan ini.

Ayam geprek bakar ini, dihidangkan dengan sambal mercon dengan level kepedasan yang dasyat, sedangkan untuk ayam geprek goreng dihidangkan dengan sambal matah khas Bali dengan rasa pedas yang bisa disesuaikan dengan lidah pelanggan.

Sambel mercon yang dimaksud adalah sambal dengan level kepedasan yang cukup dasyat. “Untuk sambal mercon ini kami sediakan dengan level kepedasan yang dasyat, sehingga menu ini sangat cocok bagi para penggemar pedas,” ungkapnya.

Untuk mendapatkan rasa pedas ini, Surya mengatakan pihaknya memang menggunakan cabai segar, sehingga rasa pedas yang ditimbulkan dikatakannya masih aman untuk perut dan tidak akan menimbulkan sensasi terbakar seperti rasa pedas yang ditimbulkan oleh merica.

Sedangkan untuk sambal matah, diterangkan Surya, sambal matah yang dihidangkannya, hampir sama dengan sambel matah yang dihidangkan di tempat lain, yang menjadi bedanya adalah, sambel matah miliknya dihidangkan dalam keadaan segar, karena dibuat sesaat sebelum dihidangkan.

Selain ayam geprek, Warung Pan Brayut juga menyediakan menu lain, yakni sate tipat Sayur Plecing. Menu ini merupakan menu komplit, karena dalam satu piring saji, menu ini dihidangkan dengan sayuran, ketupat dan sate ayam.

Sate ayam yang dalam paket ini adalah sate plecing, sehingga sate ayam ini tidak menggunakan bumbu kacang sama sekali. Untuk rasa, sate ayam ini memiliki rasa gurih yang dipadukan dengan rasa segar sambal plecing khas Warung Pan Brayut.

Untuk harga, Warung Pan Brayut mematok harga mulai dari Rp 18 ribu untuk satu paket ayam goreng sambal matah dan ayam goreng sambel mercon. Sedangkan untuk ayam panggang di patok dengan harga Rp 20 ribu, dan untuk paket sate plecing dijual dengan harga Rp 25 ribu per porsi.

Dengan harga tersebut, para pelanggan sudah bisa menikmati menu ayam geprek lengkap dengan nasi putih dan lalapan. “Harga yang kami patok tidak terlalu tinggi, karena kami ingin semua kalangan bisa menikmati makanan yang kami sajikan,” tutur Surya. (SB-cas)

Comments

comments