Warga Bali di Batam Juga Semangat Membuat Ogoh-ogoh

65
Nyoman Sulasta sedang mengerjakan ogoh-ogoh di Batam. (foto-rk)

SULUH BALI,  Batam –Warga Bali yang merantau ke Batam tak mau ketinggalan membuat ogoh-ogoh yang akan diarak saat Tawur Kesanga, sehari sebelum Nyepi nanti. Tak jauh berbeda dengan di Bali,  mereka saat ini juga sedang giatnya merampungkan ogoh-ogoh.

Saat rombongan press tour Biro Humas dan Protokol Pemprov Bali bersama media ke Pura Agung Amerta Bhuana, Batam,Kamis (16/3/2017), melihat 2 orang laki-laki sedang asik dansuntuk mengerjakan ogoh-ogoh.

Mereka adalah I Nyoman Sulasta dan rekannya I Gede Sumatra. Ditemui di sebelah timur areal Pura Agung Amerta Bhuana,  Batam sedang mengerjakan beberapa bagian dari ogoh-ogoh yang dibuatnya.

Pura Agung Amerta Bhuana, Batam. (foto-rk)
Pura Agung Amerta Bhuana, Batam. (foto-rk)

Sulasta, laki-laki berbadan gempal tanpa mengenakan baju, sedang mengecat bagian ogoh-ogoh.Sedangkan tak jauh dari bangunan menyerupai Bale Banjar itu,  Gede Sumatra sedang menyelesaikan bagian rambut ogoh-ogoh yang berbentuk raksasa itu.

Memperhatikan ogoh-ogoh yang sedang dibuat itu,  tak tanggung-tanggung mereka membuat rangka ogoh-ogoh raksasa tersebut dari besi yang di las. Tentu ogoh-ogoh itu nanti akan sangat kokoh dan kuat saat diarak keliling.

I Nyoman Sulasta,  laki-laki asal Desa Lebih, Gianyar ini ngaku sudah 7 tahun merantau ke Batam. “Tiyang sudah 7 tahun merantau ke Batam. Dulu tiyang diajak kesini untuk mengerjakan pura niki, (ia menunjuk ke arah Pura Agung Amerta Bhuana di baratnya yang kebetulan bersebelahan dengan tempatnya mengerjakan ogoh-ogoh).  Ya kemudian tiyang terus tinggal disini,” bapak 2 anak ini menuturkan tentang keberadaannya di Batam.  Di desa asalnya di Desa Lebih,  Gianyar, Sulasta adalah seorang tukang bangunan stil Bali.

Nampak mereka sangat senang ketika didatangi disaat mereka tengah merampungkan ogoh-ogoh. “Salam sareng semeton ring Bali nggih, “ pesan Sulasta sambil terus memandangi,  ketika kami beranjak meninggalkannya.  (SB-Rk)

Comments

comments