Walikota Buka Sanur Village Festival 8

167

Penancapan kayon oleh Walikota IB. Rai Dharma Wijaya Mantra (photo-raka)

SULUHBALI.CO, Denpasar – Pembukaan Sanur Village Festival ke XIII dibuka secara resmi oleh Walikota Denpasar  IB. Rai Dharmawijaya Mantra, SE. M.S, selasa (24/9) yang ditandai dengan penancapan kayon.

Sanur Village Festival (SVF) diselenggarakan di Maisonette Inna Grand Bali yang mengambil tema Segara Giri. Tema Segara Giri yang diwacanakan kali ini diharapkan mampu memberikan roh festival yang tetap berpijak di bumi dengan keinginan setinggi langit untuk mewujudkan Sanur yang tetap lestari, damai, dan terjaga lingkungannya.

Acara ini dihadiri juga beberapa pejabat, salah satunya Ketua Komisi I DPRD Bali Made Ajaya, Cok Oka Arta Ardana Sukawati Ketua PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) dan Asisten I Gubernur Bali serta pejabat kota Denpasar beserta undangan lainnya.

Festival  yang diselenggarakan selama 5 hari ini akan menyajikan berbagai macam hiburan, dengan atraksi utama di area festival yang dikombinasikan dengan berbagai hiburan, baik tradisional maupun modern.

Ada yang menarik difestival kali ini yaitu diadakannya pameran dan perlombaan ikan koi. Ikan ini merupakan ikan yang digemari para pencinta ikan hias.

Dalam pidatonya Ketua Yayasan Pembanguna Sanur Ida Bagus Gede Sidharta Putra, mengatakan SVF yang digagas beberapa tahun lalu ini telah mencapai usia sewindu dan pada tahun ini bisa diselenggarakan kembali.

Tarian Segara Giri Meriahkan SanFest (photo-adit)
Tarian Segara Giri Meriahkan SVF (photo-adit)

Acara ini juga merupakan konsistensi Panitia untuk menjaga seni dan budaya serta mengembangkan  citra sanur sebagai destinasi wisata di Bali. Pada tahun ini pula sanur di percaya menjadi kawasan stategi  destinasi wisata nasional apa yang disebut dengan KSPN dan sebagai agenda road to APEC 2013.

Hal senada juga diucapkan Cok Oka Arta Ardana Sukawati  Ketua PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Ia mengucapkan terima kepada pemerintah kota denpasar dan lebih khusus kepada masyarakat sanur yang telah aktif dalam arah pembangunan desa sanur sebagai salah satu tempat wisata yang ada di bali.

“Akhir – akhir ini persaingan baik antar desitinasi , kawasan serta object wisata saat ini sangat ketat dan persaingan ini akan lebih ketat lagi dimanana satu kawasan destinasi wisata nyaris sama,”kata pria yang biasa disapa Cok Ace ini.

Ia juga menyampaikan dengan tema Segara Giri menunjukan bahwa Segara ( laut) dan Giri ( gunung ) yang menunjukan perbedaan-perbedaan  itu bisa terjalin bilamana di kelola dengan baik.

IB. Rai Dharma Wijaya Mantra, SE. M.S menuturkan SVF ini sangat dikenal di seluruh dunia bahkan dinanti – nanti penyelenggaraannya. Sanur  telah  menjadi kawasan strategis wisata nasional yang diyakini kedepannya akan menjadi tempat wisata yang tidak ada tandingannya, “Saya meminta kepada bagian promosi wisata agar bisa mendaftarkan tempat wisata yang ada di Bali kepada unesco,” tegas Walikota Denpasar ini.

Acara pembukaan ini juga ditampilkan berbagai macam pertunjukan dan lomba hingga tanggal 28 September 2013. (SB-Putra/Adit)

Comments

comments

Comments are closed.