Wabup Sutjidra Tinjau Korban Banjir Bandang di Buleleng

476
Wabup Sutjidra meninjau lokasi banjir Bandang di Gerogak (foto humas Pemkab Buleleng).

SULUH BALI, Singaraja — Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra meninjau puluhan kepala keluarga (KK) korban banjir bandang di Kecamatan Seririt dan Gerokgak, wilayah utara Bali, Minggu (24/1/2016).

Wabup Sutjidra didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng, I Ketut Yasa, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, Gede Komang, perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Buleleng serta Bagian Humas dan Protokol Setda Buleleng.

Wabup Sutjidra mengatakan, hujan deras yang melanda Kabupaten Buleleng sejak (23/1) malam mengakibatkan banjir dan longsor di empat titik dan banjir di tiga titik.

Menurutnya, banjir yang terjadi seperti di Desa Musi disebabkan oleh batang-batang kayu besar yang datang dari atas lalu menyumbat aliran sungai.

“Melalui aparat-aparat kecamatan dan desa untuk menghimbau masyarakat yang ada di hulu agar tidak membuang sampah atau bekas-bekas potongan pohon yang mereka tebang di daerah-daerah aliran sungai,” ungkap Sutjidra.

Selain itu, Wabup Sutjidra juga akan berkoordinasi dengan Pemprov Bali dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk membantu masalah pembersihannya.

“Masalahnya ini kan ada jalan nasional dan sungai, yang jadi kewenangan di kementerian. Kami pasti koordinasikan ke Balai Wilayah Sungai dan Balai Pengelola Jalan Nasional (BPJN), biar ini juga cepat tertangani,” imbuhnya.

Sementara itu, wilayah terparah akibat terjangan banjir bandang adalah Desa Penyabangan dan Musi. Selain banjir bandang, wilayah tersebut juga terkena tanah longsor.

Sejumlah ternak dari kelompok simantri desa setempat juga hanyut dan sekitar sebanyak 92 KK harus mengungsi dan pihak BPBD Buleleng dan Desa masih mencari lokasi yang aman dari banjir. (SB-ant)

Comments

comments