Video Body Painting NDF | Melukisi Tubuh Wanita Muda

378

SULUHBALI.CO Mangupura – Sebanyak 28 orang seniman dan model yang terdiri dari wanita muda, baik Lokal maupun Internasional yang secara sukarela mengikuti ajang body painting untuk turut memeriahkan pelaksanaan Nusa Dua Fiesta, Senin (13/10/2014).

Seni melukis di tubuh wanita muda ini memiliki daya tarik tersendiri, meskipun body painting terkadang di pandang sebelah mata. Meskipun begitu seni body painting memiliki kesulitan tersendiri dibandingkan melukis menggunakan media kanvas.

Ida Bagus Abdhi selaku ketua Panitia Nusa Dua Fiesta 2014 menjelaskan, untuk body painting tahun ini tema yang diusung sesuai dengan tema NDF, Love, Peace Harmoni yang akan dilukis para seniman lokal. “Harapan kami seluruh seniman yang terlibat bisa mengexpresikan kemampuan seni para seniman yang sesuai dengan tema yang kami usung yang dilukis pada tubuh model ini,” ungkapnya. Sembari mengatakan juri memilih 3 besar model maupun seniman. ” kriteria penjurian meliputi, tema yang kami usung yakni Love, Peace, Harmoni, kualitas seni dan estetika hasil lukisan yang tidak mengandung unsur pornogragrafi sama sekali,” ujarnya.

Selain itu Janggo Paramartha yang seorang seniman mengatakan, dalam body painting adalah sentuhan lain dari seni masa kini, “Apa yang kita kerjakan jauh dari pornografi karena ini merupakan improvisasi yang awalnya menggunakan kanvas digantikan dengan media tubuh seseorang,” ujarnya.

body3Menurutnya seni body painting hanya terdapat di Indonesia tanpa harus terbentur undang-undang pornografi. Untuk di Bali sendiri seni Body Painting sudah menunjukkan bahwa seniman diberikan kebebas berkreasi dan berkreatifas.

Dewa Jodi yang sudah mengikuti di ajang Body Painting Nusa Dua Fiesta mengaku Seni Body Painting memiliki tingkat kesulitan tersendiri, selain sulitnya cat menempel pada kulit ketika mengecat kain yang dikenakan model pun cepat menyerap air sehingga diperlukan cairan cat yang cukup untuk membuat warna cat tersebut timbul, sehingga cat yang dibutuhkan cukup banyak.

“Sulit juga mas, bandingkan ngelukis di kanvas soalnya catnya ga mau timbul kalo di kulit jadi perlu cat yang banyak, belum lagi kalau ngecat di kaos dia nyerap air jadinya perlu ditumpuk-tumpuk catnya biar mau keliatan,” ujar Jodi.

Vinka yang juga sudah 2 kali menjadi model Body Painting mengaku, menjadi model body painting cukup melelahkan, “Cape juga terlalu lama berdiri dan kadang ngerasa geli pas dilukis oleh kuasnya,” ujarnya. (SB-IJO)

Comments

comments

Comments are closed.