UNUD Bersama BI Sosialisasikan Gerakan Nasional Non Tunai

88

I Gusti Agung Krisna Lestari, SE saat diwawancara media. |foto-lik|

 

SULUHBALI.CO, Denpasar – Universitas Udayana bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) mengadakan Gerakan Nasional Non Tunai. Serangkaian acara dalam gerakan tersebut yaitu survey, sosialisasi pedagang dan juga mahasiswa, serta juga pusat informasi dimana akan berdiri dikampus Udayana selama sebulan. Pusat informasi tersebut menyediakan segala informasi mengenai E-Money, yang merupakan kerjasama dari Universitas Udayana bersama Bank Indonesia (BI) dan juga 4 Bank lainnya seperti BNI, Bank Mandiri, BCA dan BRI.

I Gusti Agung Krisna Lestari, SE selaku koordinator Panitia Gerakan Nasionan Non Tunai Universitas Udayana Tahun 2014 mengatakan telah ada sebanyak 400 responden dan akan melakukan surfei awal yang bertujuan untuk mengetahui diawal bagaimana pengetahuan para pedagang, mahasiswa serta dosen tentang E-Money.

“Dan setelah serangkaian acara ini berakhir, kita juga akan membuat survey akhir yang juga bertujuan untuk melihat perbandingan antara reaksi dari Universitas Udayana, apakah ada informasi baru yang mereka terima dan apakah mereka setuju dengan penerapan kawasan Non Tunai, serta apa saran mereka untuk E-Money dari masing-masing perbankan,” ungkapnya saat ditemui di Kampus Universitas Udayana Sudirman, Denpasar. Senin (18/8/2014).

Ia juga mengatakan penggunaan untuk E-Money masih tergolong rendah, karena kemungkinan diBali tempat untuk menggunakan E-Money tersebut masih sulit ditemui.

“Penggunaan untuk E-Money masih tergolong rendah, karena mungkin untuk yang dibali mereka mempunyai E-Money tapi masih susah untuk digunakannya dimana,” katanya.

“Itulah kenapa mulai sekarang kita ingin menerapkan yang namanya kawasan awal elektronik, jadi kita akan mulai pelam-pelan untuk merubah mainset mahasiswa dan juga para pedagang, karena pemakaian uang elektronik lebih praktis dan kehilangan uang atau pemakaian uang palsu jelas bisa ditekan,” tambahnya. (SB-Lik)

Comments

comments

Comments are closed.