Ubud Jazz Festival Kembali Hadir Dengan Tema “Beautiful Music or Beautiful Minds”

35
Acara Konfrensi Pers di Kubu Kopi, Kamis (3/8)

SULUH BALI, Denpasar – Kembali Ubud Village Jazz Festival (UVJF) ke 5 akan digelar pada tanggal 11 dan 12 Agustus 2017 di ARMA Museum, Ubud, Bali.

Kali ini UVJF tema “Beautiful Music or Beautiful Minds” menyuguhkan lineup yang lebih imajinatif dan eklektik, yang menyatukan para musisi dari berbagai variasi jenis musik mainstream, modern, tradisional dan Latin.

“Kami mencoba untuk menampilkan musik jazz dengan cara yang berbeda. Festival kami tidak hanya menampilkan musisi besar, band internasional dan nasional dalam dua hari, tapi juga memberikan pengalaman yang mengesankan kepada para penonton dengan memberikan beberapa nilai tambahan seperti desain lay out yang canggih namun membumi yang dirancang sedemikian rupa oleh tim arsitektur kami yaitu Archimetriz Design untuk memastikan bahwa penonton masih bisa merasakan kearifan lokal” Yuri Mahatma selaku co-founder Festival yang juga seorang musisi jazz dalam acara konfrensi pers di Kubu Kopi, Kamis, (3/8).

Highlight dari Festival tahun ini adalah musisi muda berbakat Gerald Clayton Trio yang akan tampil dengan Joe Sanders pemain bass dan Gregory Hutchinson pemain drum. Gerald telah empat kali dinominasikan oleh penghargaan bergengsi, GRAMMY. Clayton yang memenangkan posisi kedua di ajang Kompetisi Piano Jazz Thelonious Monk Institute pada tahun 2006, juga memperoleh nominasi GRAMMY tahun 2010 untuk Best Improvised Jazz Solo atas karya aransemen Cole Porter “All Of You”. Sementara “Battle Circle” komposisinya bersama The Clayton Brothers menerima nominasi Grammy untuk Best Jazz Instrumental Composition pada tahun 2011. Dia juga menerima nominasi GRAMMY pada tahun 2012 dan 2013 untuk Best Jazz Instrumental Album for Bond: The Paris Session (Concord) dan Life Forum (Concord), album kedua dan ketiganya.

Rangkaian acara Festival Jazz Internasional “berbasis komunitas lokal” ini akan dimulai dari awal sampai  pertengahan Agustus.

Sudah menjadi agenda UVJF 2017 untuk mengadakan berbagai Pre dan Post Event di berbagai tempat di seluruh Bali, seperti Candi Dasa, Ubud, Seminyak, Uluwatu.  Hal ini menjadi ajang pemanasan bagi musisi yang akan tampil di UVJF nanti, dan sekaligus menjadi media promosi untuk menarik minat wisatawan asing maupun lokal untuk menikmati puncak acara pada tanggal 11-12 Agustus 2017.

“Intinya adalah kita menaruh perhatian dan usaha ektra untuk setiap detailnya karena kami percaya bahwa keindahan berasal dari sesuatu yang detail. Kami sudah malukan ini sejak tahun pertama kami dan ini berjalan dengan sangat baik,” ujar Anon yang juga co-founder Ubud Jazz Festival dan bertanggung jawab dalam produksi.

Selain konser musik berkualitas, venue acara akan disulap oleh tim kreatif UVJF dari Archimetriz design menjadi suasana “Desa” dengan berbagai macam gerai yang menjual makanan, minuman dan juga diadakan pameran produk UMKM lokal binaan Kementrian Koperasi Republik Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap UVJF. (sb-cas)

Comments

comments