Tukang Stempel Koran Kini Jadi CEO

158

Agung Adiprasetyo (foto-raka)

SULUHBALI.CO, Denpasar – Siapa sangka dari hanya seorang stempel koran bukti iklan, hingga akhirnya melesat menduduki posisi puncak tertinggi kepemimpinan di grup Kompas Gramedia. Tetapi untuk mencapai semua itu tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan, bukan pula dalam waktu yang singkat meraihnya.

“Pada dasarnya saya selalu menikmati pekerjaan apa saja. Bagi saya, semua pekerjaan harus pernah dirasakan. Sebab yang namanya pengalaman kerja tidak mengkin diperoleh hanya dari bangku kuliah saja,” ungkap Agung Adiprasetyo, yang kini sebagi CEO membawahi ratusan unit usaha grup Kompas ini. Diantaranya ada surat kabar, toko buku, majalah, penerbitan, hotel, radio, hingga televisi.

Pengalaman panjang, bagaimana pahit getir dalam berkarier, nilai-nilai tersebut ia tuangkan dalam sebuah buku “Memetik Matahari.” Yang berisi butir-butir perenungan, berbagi pengalaman, inspirasi dan sekaligus menularkan motivasi positif pada siapa saja yang ingin meraih sukses dalam karier, dimanapun ia berkaryaa atau bekerja.

Buku setebal 208 halaman tersebut diluncurkan Rabu, (18/12/2013) di Gedung Teater Widyasabha, Fakultas Kedokteran, Unversitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar

Menghadirkan sang penulisnya sendiri, Agung Adiprasetyo, dengan menghadirkan pembahas, masing-masing Prof. DR. Nyoman Darma Putra, M.Litt. dan DR.Jean Couteau.

buku-prasetyo
Buku karya Agung Adiprasetyo (foto-raka)

Dalam pandangannya, “Saya meyakini, dalam kondisi yang buruklah orang justru bisa diuji dengan baik dan juga dapat belajar sesuatu yang lebih baik.” Dalam bukunya ia juga tulis : Apapun profesi dan jalan hidup seseorang, selama dia bisa membuat apa yang dilakukannya bermanfaat dan memberi kontribusi yang baik bagi lingkungannya, maka selayaknya pilihan itu disebut sebagai profesi yang baik dan terhormat. (hal.168). (SB-Raka).

 

Comments

comments

Comments are closed.