Trie Utami Rajin Kunjungi Tempat Suci di Bali

12679

Trie Utami (foto raka).

SULUHBALI.CO, Denpasar — Trie Utami yang lebih dikenal dengan panggilan Iie ini mengaku kalau Pulau Bali sudah seperti kampung halamannya. Banyak kesamaan budaya maupu bahasa yang mirip-mirip dengan bahasa di daerah asalnya, Bandung, Jawa Barat. “Ya kalau saya ke Bali, saya serasa pulang kampung saja,” katanya ketika ditemui di Griya Santrian, Sanur tempo hari, menjelang Sanur Village Festival.

“Banyak kesamaan yang saya temukan antara di Bali dengan daerah asal saya. Baik nilai-nilai budayanya, falsafah hidup warga, termasuk bahasa daerah saya banyak kemiripan dengan Bahasa Bali disini,” ungkap wanita kelahiran Bandung, 8 Januari 1968 ini. Kedekatan dan kesamaan tersebut membuat dirinya betah bahkan Iie sangat “paham” dengan nilai-nilai budaya dan falsafah hidup warga masyarakat yang ada di Bali.

Ketika diajak ngobrol, mantan vokalis Krakatau Band ini seperti ngobrol dengan sosok wanita Bali saja. Karena bahasa Bali yang biasa maupun yang halus dengan fasih ia ucapkan. “Jujur memang Bali ini memiliki budaya yang sangat tinggi. Begitu pula disini banyak terdapat tempat yang religius,” ucap penyanyi yang juga terlibat aktif men-support Sanur Village Festival maupun terwujudnya lagu-lagu rohani Hindu yang bertajuk Nyanyian Dharma ini.

“Bli (kakak) tahu, dimana Goa Garba itu?” celetuknya sambil tersenyum lebar. “Nah hayoo coba tebak dimana lokasinya?” ia berkali-kali bertanya dengan maksud menguji. “Tidak tahu kan? Bagus lho disana. Coba deh nanti kesana,” katanya. Seorang wanita yang menemaninya, mengungkapkan kalau Iie sangat rajin mendatangi tempat-tempat suci yang ada di seantero Bali. “Ya Iie ini sudah biasa dan tahu tempat-tempat seperti itu yang ada di Bali,” wanita sahabat Iie bercerita. “Nggih kenten dumun bli nggih, tyang dumunan mepamit,” celetuk Iie dengan bahasa Bali, ketika pamit untuk meninggalkan obrolan siang itu.
Lokasi Pura Goa Garba yang ditanyakan oleh Iie, yang tidak mau ia sebut lokasinya tersebut ternyata berada di Desa Pejeng, di Pura Pengukur-Ukuran ke timur. (SB-Raka).

Comments

comments