Tirta Yatra Pemprov Bali | Berkomunikasi Kepada Tuhan

183
SULUH BALI, Jawa Timur – Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan kegiatan tirta yatra selama 2 hari di Pura yang berada di Provinsi Jawa Timur yaitu Pura Agung Blambangan dan Pura Semeru Agung Lumajang.
Rombongan Pemerintah Provinsi Bali terdiri atas Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika beserta Nyonya Ayu Pastika, Sekda Provinsi Bali, Cok Ngurah Pemayun, beserta kepala SKPD di lingkungan Pemprov Bali beserta staf dan jajarannya.
Berangkat dari Bali sekitar pukul 05.00 WITA, tiba di Gilimanuk sekitar pukul 09.00 WITA. Sampai di Ketapang pukul 10.00 WIB kemudian dilanjutkan menuju ke Pura Agung Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.
Rombongan Gubernur Bali tiba di Pura Agung Blambangan sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung melakukan persembahyangan bersama.
Gubernur Bali, Made Mangku Pastika dalam dharma wecananya menyampaikan bahwa maksud dan tujuan dari pelaksanan tirta yatra Pemprov Bali adalah sebagai sarana komunikasi.
“Tangkil (hadir) di sebuah pura sesungguhnya adalah komunikasi” terang Pastika di Blambangan, Jumat (10/7/2015).
Komunikasi itu adalah sebuah sarana untuk menghubungkan diri dengan Tuhan dan juga leluhur yang sejatinya berasal dari tanah Jawa.
“Artinya kita berkomunikasi kepada Tuhan, kepada Bhatara, kepada para Dewa dan para leluhur kita” imbuhnya.
Semua yang dilakukan dengan perjalanan yang cukup jauh dan juga melelahkan itulah salah satu jalan untuk berbakti secara tulus ikhlas kepada Tuhan.
“Kenapa kita sampai jauh-jauh sebenarnya kita ingin menyatakan bakti kita kepada yang maha Besar yang maha karya dengan berkomunikasi” ungkapnya. (SB-Su)

Comments

comments