Timeless Indonesia Festival Targetkan Seribu Pengunjung Perhari

203

SULUH BALI, Mangupura – Sebagai ajang pemanasan Timeless Indonesia Festival (TIF) pada tanggal 9 november lalu 4 dari 7 Provinsi yang ikut serta dalam helatan perdana pelaksaan Timeless Indonesia Festival seperti Jawa Timur, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara dan Bali telah tampil di panggung terbuka di Konderatu Suites and Resto, Uluwatu II Jimbaran.

TIF tidak terlepas dari visi dan misi Konderatu yaitu memperkenalkan, mempromosikan dan memajukan potensi budaya nusantara hingga ke ranah dunia.

Timeless Indonesia Festival sendiri sebagai ajang pagelaran budaya dan potensi pariwisata terbesar sepanjang 2014. “Timeless Indonesia Festival ini memberikan ruang bagi masing-masing provinsi di Indonesia untuk mempertunjukan seni budaya mereka di mata dunia,” Kata President Director PT Konderatu Duta Nusantara, Herlinda Siahaan di pantai Kelan‎, Kuta, Sabtu (21/12/2014). Pantai ini terletak di sebelah selatan Bandara Ngurah Rai.

‎Selain bertujuan untuk menampilkan potensi budaya di Indonesia, TIF juga bertujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke provinsi-provinsi lain di Indonesia‎ dan juga membuat trademark baru terhadap desa kelan.

Koordinator Promosi dan Pemasaran TIF 2014 Mangku Kandia mengatakan, dulunya desa kelan terkenal banyak sampah, melalui TIF kita ingin menjadikan desa kelan sebagai destinasi baru pariwisata. “Desa Kelan itu dulunya dikenal ‎sebagai tempat yang banyak sampah tapi melalui kita mau buat membuat image baru bagi desa kelan yang kita beri nama K-Land dan akan menjadikan desa kelan destinasi baru bagi pariwisata Bali,” terang Kandia.

‎‎Pihaknya optimistis kegiatan ini setiap hari dikunjungi seribu wisatawan asing selama pelaksanaan TIF.
“Dengan ajang yang beraneka ragam seni budaya Nusantara ini kami optimis akan dikunjungi wisatawan setiap hari mencapai 1.000 wisatawan asing. Kami sudah melakukan sosialisasi ke hotel-hotel di Bali serta para agen perjalanan wisata,” ujarnya. (SB-Ijo)

Comments

comments

Comments are closed.