Tim Verifikasi PON XX Tiba di Bali

57

Sudikerta dan Ketua Koni Bali, Sambut kedatangan Tim Verifikasi PON XX di Bandara Ngurah Rai. (foto-raka)

SULUHBALI.CO, Mangupura – Kamis siang sekitar pukul 14.30 wita tim veifikasi PON XX tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai. Tim yang berjumlah 18 orang diketuai  Inugroho itu disambut oleh Wakil Gubernur Ketut Sudikerta dan ketua Koni Bali I Ketut Suwandi.  Kedatangan tim verifikasi atau tim penjaringan dan penyaringan tersebut bertujuan untuk melakukan pengecekan serta melakukan penilaian terhadap kesiapan Bali bila nantinya terpilih sebagai tuan rumah PON XX di tahun 2020. Karena ada 6 daerah dinominasikan, seperti Aceh, Sumut, Papua, Jateng, Sulsel dan Bali.

“Sebenarnya Bali memiliki kesiapan lebih karena sudah berpengalaman sebagai tuan rumah event-event besar. Bali memiliki infrastruktur, akomodasi termasuk sumber daya manusianya  sudah punya pengalaman menangani event-event berskala nasional dan internasional. Tapi disamping hal tersebut perlu juga dukungan segenap masyarakat termasuk dukungan politik dalam hal ini pihak legislative karena menyangkut  anggaran,” ungkap Inugroho saat member keterangan kepada para wartawan, sesaat setelah tiba di Bandara Ngurah Rai. “Bali posisinya sangat strategis karena berada ditengah-tengah dalam wilayah Indonesia,” ia menambahkan.  

Ketua Tim Verifikasi Inugroho (tengah) didampingi Sudikerta (kiri) dan Ketua Koni Bali I Ketut Suwandi (kanan) saat memberikan keterangan kepada awak media. (foto-raka)
Ketua Tim Verifikasi Inugroho (tengah) didampingi Sudikerta (kiri) dan Ketua Koni Bali I Ketut Suwandi (kanan) saat memberikan keterangan kepada awak media. (foto-raka)

Wakil Gubernur Sudikerta saat bincang-bincang dengan para wartawan sembari menunggu kedatangan tim verifikasi mengungkapkan optimisme dan optimalisasi terhadap kesiapan Bali selaku tuan rumah PON XX tahun 2020. “Kita memiliki venue / tempat yang memadai seperti Denpasar dan Badung, begitu pula semua kabupaten dan kota akan kita libatkan sebagai lokasi pertandingan. Karena memang di masing-masing kabupaten dan kota sebenarnya sudah memilki sarana untuk pertandingan, nanti tinggal kita optimalkan. Faktor keamanan Bali juga jadi andalan kita. Akomodasi kita sangat siap, kita akan berikan diskon 50 persen, begitu pula transportasi kita sediakan secara gratis bagi kontingen. Disamping itu kita akan menyediakan tempat bagi masing-masing daerah untuk memamerkan potensi daerah masing-masing sekaligus sebagai ajang promosi daerahnya. Kita akan sediakan tempat pameran itu,” ungkap Sudikerta.

Usai diterima dan istirahat sebentar, dari  Bandara Ngurah Rai rombongan diantar untuk melihat lokasi rencana stadion yang bertaraf internasional yang terletak di Cenggiling, Desa Pecatu, Jimbaran. Bila stadion itu rampung diperkirakan memilki daya tampung sekitar 80 hingga 100 ribu ribu orang. “Dengan fasilitas stadion seperti itu, kita harapkan ke depannya Bali mampu mengadakan event-event bertaraf internasional,” katanya sembari mengungkapkan anggaran untuk pembangunan stadion tersebut  mencapai 1 trilliun lebih. (SB-Raka)

video-gustiar

Comments

comments