Tiga Korban Longsor Pancasari adalah Tentara Kodam Udayana

1312
Para penolong sedang berusaha mengangkat tubuh korban. (Insert 3 jenasah) (foto ist).

 

SULUH BALI, Denpasar – Longsor yang terjadi tiba-tiba di daerah Dasong Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Kamis (29/12/2016), mengakibatkan 3 orang pekerja tewas.

Ternyata 3 orang korban itu adalah anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) di jajaran Kodam IX Udayana. Hal ini disampaikan oleh Komandan Resort Militer (Danrem) 163/Wira Satya, Kolonel Infanteri I Nyoman Cantiasa, di Denpasar, Kamis (29/12/2016)  malam “Tiga personel TNI yang meninggal bernama Prada Risman asal Bima, Prada Begi asal Tuban, dan Prada Singgih asal Jember. Sementara satu orang personel lain mengalami luka-luka.”

Ia mengatakan, kronologis kejadian bermula ketika puluhan personel Batalyon Zipur (Zeni Tempur) membangun turab pasca-longsor menerjang daerah Pancasari dan sekitarnya pada beberapa waktu lalu.

“Ketika anggota TNI membuat turab bergotong royong bersama masyarakat, tiba tiba terjadi longsor mengakibatkan beberapa personel tertimbun. Ketiga personel itu tidak dapat menyelamatkan diri dan akhirnya meninggal,” tambahnya.

Pada dasarnya, pihaknya mengaku sangat prihatin atas kejadian tersebut, terlebih lagi mereka sedang bertugas membantu masyarakat yang sedang tertimpa bencana alam. Pihaknya segera akan membantu proses pemakaman para korban yang meninggal dunia.

“Segera akan kami bantu pemakaman. Personel yang meninggal asal Jember segera akan kita bantu proses pemulangannya, begitu juga yang dari Singaraja,” ujarnya.

Cantiasa juga mengungkapkan, beberapa daerah di Pulau Dewata belakangan ini memang rawan terjadi bencana alam. “Kami sudah banyak turun ke lapangan untuk membantu masyarakat karena memang itulah salah satu tugas dari TNI,” kata dia. (SB-ant)

Comments

comments

Comments are closed.