Tertulis di Lontar | Sejumlah Penyakit Ini Bisa Disembuhkan “Don Base”

3179
Tanaman Base atau Sirih dalam bahasa ilmiah bernama Piper Betle (foto skb)

SULUH BALI, Denpasar – Don Base atau kakap dalam bahasa Indonesia dikenal dengan nama daun sirih memiliki berbagai macam kegunaan, baik dalam kaitannya dengan pengobatan klinis maupun sebagai pengobatan tradisional.

Jenis tanaman merambat ini mudah tumbuh dan biasanya dapat juga ditanamam di areal pekarangan sebagai tanaman obat keluarga (toga).

Sirih dalam bahasa ilmiah bernama Piper Betle termasuk ke dalam kerajaan Plantae, family Piperaceae dan genus Piper. Tanaman ini berbatang coklat, bulat, beruas dan keluar akar. Daun berbentuk jantung berujung runcing dengan panjang mencapai sekitar 5-8 cm.

Warna daun sirih ini adalah hijau muda kekuningan disaat masih muda, dan berwarna hijau tua ketika sudah tua. Tanaman ini juga memiliki buah yang berwarna hijau memanjang.

Secara klinis, daun sirih yang mengandung minyak terbang (betlephenol) yang berfungsi mematikan kuman ada juga senyawa fitokimia seperti jenis alkaloid, saponin, tannin dan falvovonoid. Kemudian mengandung vitamin c dan mengandung rifoflavin.

Berikut kegunaan sirih yang dapat digunakan sebagai bahan obat dalam kehidupan sehari-hari yang mudah untuk didapatkan.

Keputihan: daun sirih bisa digunakan sebagai obat untuk mengatasi penyakit keputihan pada wanita sebagai antiseptik. Caranya dengan menggunakan 5-10 lembar daun sirih kemudian direbus selama 1-2 menit, diamkan beberapa saat dan gunakan rebusan sirih untuk membilas areal kewanitaan.

Mimisan: adapun cara mengobati adalah dengan menggulung selembar daun sirih dan ditekan hingga mengeluarkan minyak dan tutup lubang hidung yang mengeluarkan darah selama kurang lebih 5 menit.
Batuk: segenggam daun sirih dicampur dengan potongan jahe dengan direbus dalam dua gelas air minum satu kali sehari.

Sariawan: daun sirih juga ampuh untuk mengobati sariawan yakni dengan 3 lembar daun sirih dicuci dan direbus, daun yang telah direbus dihaluskan dan ditempel diareal sariawan.

Jerawat: untuk mengatasi jerawat daun sirih ditumbuk halus dan diseduh dengan air panas, aduk hingga hangat-hangat kuku dan basuh muka sehari dua kali.

Sakit gigi: beberapa lembar daun sirih direbus dan hasil rebusan dari daun sirih dipakai berkumur hingga rasa sakit pada gigi berangsur-angsur hilang.

Demam Berdarah: rebus daun sirih dalam 2 gelas air, minum air sehari dua kali masing-masing satu gelas air rebusan daun sirih.

Pingsan: Dalam Lontar Taru Premana disebutkan daun base atau sirih ini sebagai obat limuh (pingsan) yang bisa digunakan sebagai loloh atau dengan cara meminum rebusan beberapa lembar daun sirih.

Sakit Perut : Dalam Lontar Wrespati Tattwa disebutkan daun sirih atau kakap bisa digunakan sebagai obat sakit siksikan (bawah pusar) dengan cara menempel daun sirih yang sudah dihaluskan.

Kesemutan: dalam lontar ini juga disebutkan kakap atau daun sirih juga bisa digunakan untuk obat kesemutan yakni dengan menggunakannya dan memadukan dengan laos, apuh bubuk, jeruk linglang dan dijadikan boreh.

Hernia: daun sirih juga disebutkan dapat dijadikan sebagai obat hernia dengan cara campur daun sirih, isen kapkap, lengkuas kapur dan adas dan disembur pada areal yang sakit.

Perut kaku : buah yang sirih juga disebutkan memliki khasiat obat untuk perut terasa kaku yakni dengan cara menghaluskan beberapa daun sirih dan ditempel diperut.

Kena Desti: daun sirih juga dapat digunakan mengobati orang yang kena desti (ilmu hitam), cara mengunakannya adalah dengan menggunakan buah sirih, beras merah kemudian digunakan sebagia bedak di tubuh si sakit. (SB-Skb/berbagai sumber)

 

Comments

comments