Tersinggung | Anggota Dua Ormas di Denpasar Bentrok

14164
Anggota ormas yang terluka dan anggota ormas dibawa ke RS Sanglah (foto net dan BPBDkota Denpasar)

SULUH BALI, Denpasar — Minggu sore, 22 Januari 2017, sekitar pukul 16.30 Wita telah terjadi penganiayaan terhadap korban Rahmani dan Fais Farida di Jalan Nuansa Indah Denpasar yang merupakan bagian kelompok salah satu ormas untuk koordinator lapangan wilayah Buluh Indah, Denpasar.

Penganiayaan itu diduga bermula dari rasa ketersinggungan salah satu pihak hingga terjadi penyerangan terhadap korban dari kelompok lainnya.

Korban saat ini telah mendapatkan penanganan medis di RSUP Sanglah Denpasar karena menderita sejumlah luka terutama pada bagian wajah.

Pelaku diperkirakan berjumlah tiga orang dan semuanya diduga berasal dari luar Pulau Bali. Menurut saksi mata, diduga karena salah seorang pelaku yang melewati posko menggeber-geber motornya, membuat ketersinggungan. Akibatnya, anggota kelompok yang tidak terima ditegur, lalu datang membawa kawan lainnya. Terus terjadi bentrokan yang tidak bisa dihindari.

Sementara itu, menurut  Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, Ajun Komisaris Besar Polisi Hengky Widjaja di Denpasar, Minggu . Jajaran Kepolisian Daerah Bali tengah menyelidiki kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh sejumlah orang dari ormas lain di Denpasar kepada anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) .

“Masih dalam pendalaman untuk penangkapan (pelaku),” kata Henky, sambil menegaskan pihaknya akan menegakkan hukum dan akan menindak tegas oknum yang bertingkah premanisme.

“Pemberantasan premanisme adalah atensi Kapolda Bali,” imbuhnya seraya menambahkan bahwa pemerintah tidak akan menyerah dengan aksi premanisme. (SB-ant)

Comments

comments

1 COMMENT

Comments are closed.