Tersinggung, Alasan Pembunuhan Turis Dalam Koper

166

SULUHBALI.CO, Denpasar –– Kepala Kepolisian Resor Kota Denpasar, Bali, Komisaris Besar Djoko Hariutomo mengatakan pembunuhan warga negara Amerika Serikat Sheila Von Weise (64) dilatarbelakangi ketersinggungan antara korban dengan tersangka Schaffer Tommy (21).

“Motifnya ketersinggungan antara korban (Sheila Von Weise) dengan tersangka Tommy,” katanya di Denpasar, Jumat.

Namun, tidak diketahui ketersinggungan apa, dan Djoko tidak menjelaskan secara rinci.

Saat ini polisi sedang meminta keterangan tersangka yang sudah mulai terbuka kepada penyidik, terkait pembunuhan warga Amerika itu.

“Saat ini tinggal melanjutkan pemeriksaan untuk melengkapi berkas yang masih kurang,” katanya.

Sedangkan mengenai tersangka Heather Louis (19) yang merupakan anak korban, yang juga kekasih Tommy, Djoko mengatakan wanita itu mengaku hanya menyaksikan peristiwa pembunuhan tersebut.

Sedangkan Tommy, kata dia, mengakui membunuh korban. “Pengakuan Heather, sementara ini dia hanya mengaku menyaksikan (peristiwa pembunuhan). Ketika itu dia (Heather) tidak melihat adanya niat (Tommy) untuk melakukan itu (pembunuhan),” ujarnya.

Setelah beberapa minggu Tommy mendekam di sel tahanan Mapolda Bali, dan Heather di Mapolresta Denpasar, keduanya akhirnya baru buka suara yang sebelumnya menolak memberikan keterangan kepada penyidik sebelum didampingi pengacara dari Amerika Serikat.
Setelah membunuh di sebuah hotel bintang lima di Nusa Dua, pelaku memasukan tubuh korban ke koper dan memanggil taksi. Saat sudah di dalam bagasi taksi, kedua pelaku melarikan diri. Namun segera bisa ditangkap di hotel di kawasan Kuta.

Dikabarkan pengacara AS telah mendampingi kedua muda-mudi dari Chicago itu untuk kepentingan penyidikan. (SB-ant)

Comments

comments