Terpelanting Dari Mobil, Nuriani Meninggal di Rumah Sakit

83
SULUHBALI.CO, SingarajaNasib naas dialami seorang ibu yang profesinya menjual ikan laut dari Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt ketika membawa ikan laut dalam box naik mobil Suzuki pick-up terpelanting dan jatuh ke jalan yang mengakibatkan jiwanya tak tertolong dan meninggal dunia di Rumah Sakit Santhi Graha, Seririt.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas itu terjadi pada hari Jumat (11/04) pagi sekitar pukul 06.20 Wita ketika Ni Made Nuriani (47) warga Dusun Pala, Desa Pengastulan, Seririt.
”Bermula dari pengemudi mobil Suzuki pick-up DK-9962-UQ Ketut Suarsana (45) yang mengangkut ikan laut datang dari arah seletan menuju ke utara di wilayah Dusun Pala, Desa Pengastulan. Pada saat itu, Ni Made Nuriani memegang bok ikan dan bak samping kiri mobil terpelanting terjatuh ke aspal yang mengakibatkan luka-luka serius, sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Santhi Graha, Seririt,” kata Kepala Sub Bagian Humas Kepolisian Resor Buleleng Ajun Komisaris Made Agus Widarma Putra di Singaraja, Sabtu (12/04) siang.
Ia mengungkapkan, akibat luka-luka serius di antaranya luka bengkak mata kanan, robek rahang bawah, telinga kiri keluar darah sehingga jiwanya tak tertolong dan meninggal di Rumah Sakit Santhi Graha Seririt.
Juru bicara Kepolisian Resor Buleleng ini juga mengatakan, pada hari yang sama juga terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan orang asing asal Belanda bernama Van De Wiel (56) yang mengemudikan mobil KIA DK-533-UA, tinggal sementara di Jalan Tulip No.2 Desa Temukus, Kecamatan Banjar.
”Karena kurang hati-hatinya pengemudi mobil, Van De Wiel yang memiliki SIM A Internasional pada saat memutar atau berbalik arah di Jalan Singaraja-Seririt wilayah Kaliasem, Lovina tidak memperhatikan pengendara sepeda motor Hoinda Vario DK-8505-VC yang datang dari arah barat, sehingga terjadi laka-lantas,” ujarnya.
Akibatnya, pengendara motor Honda Vario, Putu Tamayasa (48) warga Dusun Lebah, Desa Kaliasem mengalami luka lebam pada seputaran mata, mengeluarkan darah dari hidung, sehingga menjalani perawatan di Rumah Sakit Parama Sidhi Singaraja.

Dua kasus laka lantas tersebut, menurut Kasubag Humas Agus Widarma Putra, dalam proses penanganan Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Buleleng. (SB~TY)

Comments

comments