Teroris Riau Serang Polisi dengan Samurai

0
619
Teroris tewas di depan Mapolres Riau (foto net).

SULUH BALI, Pekanbaru — Kepolisian Daerah Riau mengkonfirmasi telah menembak mati empat terduga teroris yang berusaha menyerang Mapolda Riau, Rabu pagi tadi.

Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Sunarto dalam keterangan pers di Pekanbaru mengatakan keempatnya ditembak mati setelah keluar dari mobil yang dikendarai dan sempat menyerang Polisi dengan menggunakan senjata tajam jenis samurai.

“Bahwa Polda Riau telah berhasil mematahkan upaya penyerangan terhadap anggota pukul 09.00 WIB pagi tadi. Kita dalam kondisi siaga memberikan tindakan tegas, empat pelaku tewas ditempat,” katanya.

Dari pantauan Antara di Mapolda Riau, seorang pelaku terpantau masih terkapar di halaman gedung Polda Riau jalan Jenderal Sudirman.

Sementara tiga terduga teroris tewas lainnya telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Lebih jauh, Sunarto mengatakan dalam insiden serangan teroris dengan menggunakan mobil jenis minibus yang berisi lima pelaku itu, seorang pelaku lainnya melarikan diri. Pelaku yang melarikan diri itu adalah sopir yang membawa keempat pelaku tersebut.

“Sopirnya yang melarikan diri. Kita masih terus melakukan pengejaran,” ujar Sunarto membetulkan informasi yang beredar sebelumnya bahwa satu pelaku terduga teroris yang melarikan diri dengan melompati pagar berhasi ditangkap.

 

Nama Para Penyerang

 

Mabes Polri telah mengungkap identitas empat terduga teroris tewas yang menyerang Markas Polda Riau terindikasi berafiliasi dengan ISIS Dumai.

“Ini ISIS,” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto di Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Setyo menyebutkan keempat teroris itu yakni Mursalim alias Ical alias Pak Ngah (42), Suwardi (28), Adi Sufyan (26), dan Daud.

Seorang lainnya yang ditangkap anggota Polres Kota Pekanbaru usai melarikan diri masih menjalani pemeriksaan.

Setyo menyatakan kelompok penyerang Polda Riau terkait narapidana teroris Benny Syamsu yang tewas saat kerusuhan di Rumah Tahanan Cabang Salemba Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Diungkapkan Setyo, kelompok tersebut berniat mendirikan Negara Islam Indonesia (NII) yang bergabung dengan ISIS Dumai. . (SB-ant)

 

Comments

comments