Tenaga Kerja Asing Menyerbu, Bali Tak Berkutik

141

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali IGN Sudarsana. |foto-raka|

SULUHBALI.CO, Denpasar – Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali IGN Sudarsana mengatakan tidak pernah tutup pintu terhadap apapun hal yang berkaitan dengan ketenagakerjaan. Dimana yang artinya pihaknya sangat menerima kritik dan saran, dan jika ada hal-hal yang nantinya akan mengentaskan pengangguran, pihaknya akan membantu seluruh perusahaan agar bisa mempekerjakan tenaga kerja lokal.

“Termasuk di tenaga kerja asing, saya sangat menerima informasi dan kritikan, misalnya ada pekerja asing yang diserang. Hal tersebut yang perlu diinformasikan kepada kita,” ungkap Sudarsana saat mengisi sebuah acara yang bertema “Tenaga Kerja Asing Menyerbu, Bali Tak Berkutik” di Kantor Bali Tourism Board, Denpasar. Selasa (25/3/2014).

Ia menyampaikan berkaitan dengan persyaratan yang mungkin beberapa hal atas perencanaan investasi awalnya, sebenarnya sudah tercantum sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja asing yang akan dipekerjakan terutama investasi dan penanaman modal asing.

“Sehingga dari awal ada gambaran berapa tenaga kerja asing sesuai dengan investasi yang ada di Bali. Dan berkaitan dengan itu saya informasikan bahwa, dari target retribusi yang ada di Bali berbanding terbalik dengan target retribusi lainnya. Yakni target retribusi dari Provinsi Bali yang berkaitan dengan ijin mempekerjakan tenaga kerja asing itu berbeda dengan retribusi lainnya dan berbanding terbalik,” ujarnya.

Ia juga menambahkan terkait dengan terserbunya Bali oleh tenaga kerja asing, “Tentunya akan selalu investasinya penanaman modal dalam Negeri mungkin orang asing bisa selama kita butuh modal asing,” tambahnya.

Sudarsana juga sangat berharap tahapan-tahapan yang harus dilakukan oleh perusaahan untuk memajukan tenaga kerja Indonesia sebagai pendamping bisa secepatnya direalisasi.

Berbeda dengan Putra Suarthana Ketua LSP Pariwisata Indonesia yang juga hadir dalam acara tersebut menambahkan bahwa kita harus bisa menangkal orang asing yaitu dengan cara dari kita harus menyiapkan tenaga kerja yang terampil khususnya dibidang pariwisata.

“Oleh karena itu pemerintah melalui Badan Nasional Sertifikasi Kopetensi melaksanakan Sertifikasi Kopetensi itu kepada semua karyawan khususnya pariwisata,” Ia menambahkan. (SB-Lik)

video-gustiar

Comments

comments