SULUH BALI, Gianyar – Sangat diperlukan koordinasi secara lebih matang untuk penataan pasar Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali supaya para penjual yang berada dipasar, lebih tertata dan tidak terkesan semrawut.

“Pasar yang tampat semrawut itu akibat para pedagang kekurangan tempat menyimpan barang dagangan,” kata Kepala Bagian Ekonomi Pemkab Gianya, I Gede Windia Berata di Gianyar, Selasa.

Ia mengusulkan koordinasi lebih lanjut melibatkan pihak terkait seperti desa dinas, desa adat dan pemangku kepentingan lainnya untuk duduk bersama sehingga kesmrawutan yang terjadi segera bisa teratasi.

“Pemkab Gianyar akan mengundang pihak terkait untuk rapat bersama untuk mewujudkan kebaikan dan kenyaman bersama sehingga pasar umum Sukawati bisa tertata dengan baik dan rapi,” jelasnya.

Kepala Pasar Umum Sukawati A.A. Raka mengakui pihaknya beberapa kali mengimbau para pedagang agar tidak menaruh barang dagangan di trotoar atau badan jalan agar tidak mengganggu pengguna jalan.

“Meski beberapa kali kami imbau dan tertibkan, namun para pedagang tetap membandel,” ujar A.A. Raka.

Hal yang sama juga pernah dilakukan Desa Dinas Sukawati melibatkan desa adat, namun pedagang tetap melakukan hal yang sama yakni menggunakan badan jalan dan trotoar.

Untuk itu, Plt. Kepala Desa Sukawati Ketut Suardana mendukung langkah Pemkab Gianyar dalam penertiban para pedagang.

“Ini harus segera dilakukan agar tidak mengganggu pengguna jalan,” tegas Ketut Suardana. (SB-ant)

Comments

comments

Comments are closed.