Lanang umbara saat mediasi perdamaian dan saat ditangkap polisi (foto ist).

SULUH BALI, Badung – Ketua Forum Perbekel (setingkat kepala desa) Se-kabupaten Badung I Gusti Lanang Umbara tidak bisa terlalu lama bernafas lega. Karena walau sudah damai, kasusnya berlanjut saat ia ditetapkan sebagai tersangka.

Bermula Perbekel desa Pelaga, Petang, Badung ini menampar dokter Grace Juniaty  yang bertugas di IGD RSU Mangusada, Badung, hari Minggu dini hari (25 Februari 2018, sekitar pukul 03.00). Tindakan ini dilakukan Lanang, seperti laporan polisi yang dibuat Grace Juniaty di Polres Badung  LP B/ 59 /II /2018 / Bali, setelah Lanang yang membawa salah satu keluarganya berobat di RS Mangusada Badung, merasa tidak terlayani secara maksimal.

Lalu apa pelayanan yang tidak diterima dengan baik itu sehingga Lanang harus marah. Ternyata Lanang tidak mau mengurus sendiri administrasi untuk rawat inap di VIP dan mengambil obat di apotik rumasakit. Karena itu Lanang menampar dokter Grace dengan gulungan hasil laporan medik pasien. Tidak satu kali saja, karena dokter Grace tidak memenuhi keinginan Lanang untuk dilayani, sekali lagi Lanang menampar dokter asal Jakarta ini.

Dokter Grace alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Udayana telah memberi pelayanan medik kepada saudara Lanang dengan memberi oksigen dan obat jantung, serta upaya untuk konsul ke dokter spesialis jantung, karena seperti keterangan Lanang saudaranya itu sakit jantung. Dokter Grace kemudian berinisiatif melakukan  tindakan rontgen pada pasien.

Saat Grace membaca hasil Rontgen tersebut, Lanang menyatakan keinginannya bahwa saudaranya harus dirawat di ruang VIP, dan dokter Grace menyarankan agar Lanang sendiri yang mengurus administrasinya langsung. Menerima saran seperti ini, Lanang marah dan menampar 2 kali dokter Grace, serta menendang meja.

Mediasi Wakil Bupati

Insiden dini hari di RSU Mangusada ini langsung bocor ke Wakil Bupati Badung  Ketut Suiasa yang kemudian memfasilitasi mediasi perdamaian dengan mengundang kedua pihak, Selasa (27/2/208) di rumah dinas jabatannya. Hadir juga pada saat itu, Kepala RSUD Mangusada dr. Nyoman Gunarta, Kadiskes Badung dr. Gede Putra Suteja, Kepala DPMD Putu Gede Sridana, Ketua IDI Badung dan kepala Bagian Hukum HAM Badung dan kepolisian.

Dari hasil pertemuan itu, kemudian diadakan penandatanganan kesepakatan damai. Baik dokter Grace dan Lanang saling bersalaman didampingi Wakil Bupati Suiasa. Berita penamparan dokter ini, ramai di media sosial dan banyak netizen meminta proses hukum berlanjut walau sudah ada upaya perdamaian.

Lanang Umbara Diborgol

Pada hari Rabu tiba-tiba kembali Netizen dikejutkan dengan beredarnya sebuah foto yang diduga Lanang Umbara, dipegang seseorang dengan tangan diborgol. Lalu muncul dugaan bahwa Lanang sudah ditangkap polisi. Baju Lanang kaos merah-hitam, memakai celana selutut hitam. Foto ini sama dengan foto yang beredar saat proses mediasi, dimana Lanang juga menggunakan baju kaos yang sama dan celana selutut hitam, saat itu hadir ke rumah Dinas Wakil Bupati Badung dan dipertemukan dengan dokter Grace.

Menurut Kapolres Badung, AKBP Yadit Satria Hananta, Lanang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Sikap ini diambil polisi setelah memeriksa saksi pelapor dan terlapor serta sejumlah saksi yang melihat kejadian dini hari tersebut di RSUD Mangusada. (SB-tim)

 

 

Comments

comments