Tak Bisa Berenang, Seorang Warga Meninggal Tenggelam di Pantai Crystal Bay

644
Korban saat di puskesmas Nusa Penida. |foto-sjd|

SULUH BALI, Nusa Penida – Nasib sial dialami warga Banjar Adegan Kauh, Desa Ped.  Alih-alih menikmati keindahan bawah laut Crytalbal ketimbah musibah. Warga tersebut bernama  I Komang Ariana (16) seorang pelajar SMK Negeri I Nusa Penida, mengajak suadaranya I Komang Wendiana (13) asal Kalimantan Selatan. Ariana awalnya menyewa alat snorkeling, padahal dirinya tidak bisa berenang, namun tetap memberanikan diri.

Ternyata sampai di air berenang gaya batu. Suasana panic, tangan melambai-lambai dilaut. Korban langsung ditolong warga sekitar menggunakan boat untuk di evaluasi. Tapi, belum sadarkan diri hingga dilarikan ke Puskesmas menggunakan boat ke Sampalan. Setiba di Puskesmas nyawa Ariana tidak bisa diselamatkan.

Hal ini dibenarkan Kanit Bimas Polsek Nusa Penida Iptu I Made Rubuk saat ditemui di Puskesmas, (22/12), korban tidak bisa diselamatkan, karena air laut terlalu banyak masuk ke perut. Petolongan pertama sudah dilakukan, namun kondisi korban tetap tak sadarkan diri. Hasil pemeriksaan sementara korban kehabisan nafas saat berenang.

Rubuk mengatakan laporan dari warga korban tenggelam pkl. 11.00 wita. “Kami langsung ke lokasi kejadian, tidak sadarkan diri korban dilarikan ke puskemas. Menurut keterangan saksi, korban bersama dirinya berenang, sebelumnya menyewa alat snorkeling sekitar pkl. 10.00 wita. Kondisi cuaca sangat bagus. Korban tidak bisa berenang, suasana jadi panic hingga korban tak sadarkan diri.” ujarnya. (SB-sjd)

Comments

comments