Tabrak 5 Motor, Bule Belanda Ngamuk Karena Ditipu Kekasihnya

916
Robert tengah berada di dalam mobil yang didampingi Retno asisten kuasa hukumnya saat berada di Mapolsek Kuta (Foto-ijo)

SULUH BALI, Mangupura – Diduga strees karena ditinggal pujaan hati asal Indonesia yang dikenalnya melalui jejaring sosial.

Robert Petrus Den Hartog asal Belanda tersebut mengamuk dengan menabrak 5 unit sepeda motor yang terparkir dengan menggunakan mobil yang disewanya.

Robert yang merupakan penyandang disabilitas tersebut hanya menabrak motor orang lain, pelaku juga merusak mobil yang dibawanya.

Setelah mendapatkan laporan warga, polisi langsung mengamankan pelaku, dan langsung melakukan pemeriksaan.

“Kita memperoleh informasi dari salah satu manajemen hotel ada seorang warga negara asing yang menghancurkan perabotan rumah dan menabrak sejumlah motor yang sedang terparkir. Bahkan pihak hotel juga mengabarkan pelaku ini susah diajak komunikasi dengan baik, sehingga kita jemput dia dan kita lakukan periksaan di ruang khusus ,” Kanit Reskrim Kuta, Iptu Aryo Seno, Kamis (4/8/2016).

Aryo mengaku saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan perwakilan Konsulat Belanda di Bali.

Selain melakukan komunikasi untuk tindak lanjut mengenai nasib pelaku, mengingat pelaku sebagai penyandang disabilitas dan butuh perawatan khusus, konsulat juga diharapkan bisa memanggil keluarga Robbie di Belanda untuk menjemputnya.

“Kita masih melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pendamping hukum dan Konsulat Belanda seperti apa selanjutnya. Biar bisa dipulangkan atau bagaimana termasuk ganti rugi akibat perusakan yang dilakukan pelaku. Sejauh ini kedatangannya ke untuk bertemu kekasihnya di Bali yang dikenalnya lewat media sosial, tapi kabarnya pacar Robbie ini sudah gak mau dihubungi lagi atau bagaimana. Ini masih kita lakukan koordinasi dengan konsulat dan lawyer pelaku,” tambah Aryo Seno.

Sampai saat ini, polisi masih memintai keterangan dan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan didampingi kuasa hukumnya, sambil menunggu langkah selanjutnya dari pihak Konsulat Belanda. (SB-ijo)

Comments

comments