SULUH BALI, Denpasar – Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan mengajukan permintaan bantuan 43 mesin kapal kepada pemerintah Provinsi Bali untuk diberikan kepada kelompok nelayan di wilayah setempat.

“Kami sudah mengajukan ke Pemerintah Provinsi Bali untuk bantuan mesin tempel dengan kapasitas 15 PK,” kata Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan Gede Bogarada di Kabupaten Tabanan, Senin (20/4/2015).

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mendorong nelayan untuk beraktifitas melaut lebih ke dalam sehingga dapat meningkatkan produksi hasil tangkapannya.

Selain itu, pihaknya mengakui sejauh ini ada beberapa kelompok nelayan yang hanya melakukan atifitas menangkap ikan dikawasan pesisir pantai saja sehingga dengan adanya upaya bantuan mesin kapal tersebut dapat membantu produktivitas nelayan dipesisir Tabanan.

“Harapan saya dengan adanya bantuan mesin kapal itu nelayan dikawasan pesisir tidak hanya mengandalkan kegiatan penangkapan ikan dipinggir pantai saja. Namun, dapat menangkap ikan ketengah laut dengan kapal yang mereka miliki,” ujarnya.

Pihaknya menuturkan saat ini Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan sudah menyiapkan 10 unit mesin tempel dengan kapasitas 15 PK dan ditambah pengajuan 43 mesin kapal ke Pemerintah Provinsi Bali yang nantinya dialokasikan kepada kelompok nelayan pesisir Pantai Yeh Gangga Desa Sudimara.

Kemudian dialokasikan kepada kelompok nelayan Matu Mejan desa Langlang Linggah, Pantai Soka (Desa Antap, Selemadeg), Segara Rahayu (Kelating) dan Kria Mina Utama (Beraban Kediri).

“Untuk alokasi bantuan mesin kapal itu paling banyak diberikan kepada kelompok nelayan Yeh Gangga karena paling banyak anggotanya,” ujarnya.

Ia menambahkan untuk potensi perikanan tangkap yang berada dikawasan Selat Bali yakni jenis ikan mayung, ikan kakap, ikan tongkol, ikan kembung, ikan cucut, ikan layur dan lobster. (SB-Ant)

Comments

comments