Swanjaya dan Yuliana Raih Predikat Putra Putri Tuna Rungu 2014

229

Swanjaya dan Yuliana saat dinobatkan sebagai pemenang Putra Putri Tuna Rungu 2014.

 

SULUHBALI.CO, Denpasar – Setelah mengikuti beberapa tahap pemilihan ajang kreativitas Putra Putri Tuna Rungu 2014 akhirnya I Kadek Swanjaya asal Karangasem dan Yuliana asal Kota Denpasar berhasil meraih predikat Putra dan Putri Tuna Rungu 2014 pada babak 3 besar pemilihan Putra Putri Tuna Rungu Minggu (12/10) bertempat di Lapangan Puputan Badung, I Gusti Ngurah Made Agung.

Kegiatan ini dilaksanakan DPD Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) Kota Denpasar bersinergi dengan Koordintor Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar, yang melibatkan lima orang Juri dengan harapan dapat mengembangkan potensi, sehingga nantinya mampu menjadi ikon yang dapat mengkomunikasikan keberadaan Penyandang Disabilitas Tuna Rungu.

Final Pemilihan Putra Putri Tuna Rungu ini dihadiri langsung Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ketua K3S Kota Denpasar Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra yang langsung memberikan suport kepada 10 pasang Finalis Putra Putri Tuna Rungu.

“Kegiatan ini bersinergi dengan DPD Gerkatin Kota Denpasar dengan memberikan ruang kreativitas kepada penyandang disabilitas Tuna Rungu,” ujar Ny. Selly. Kegiatan ini dilaksanakan untuk kedua kalinya, yang pada tahun lalu telah berhasil memberikan suport kepada pemenang Putra Putri Tuna Rungu untuk unjuk kebolehan pemilihan Putra Putri Tuna Rungu Tingkat Nasional, yang berhasil meraih Jura II.

“Kita harus memberikan ruang lebih luas kepada penyandang disabilitas, menurut kami mereka memiliki potensi yang cukup besar, tinggal memberikan ruang mereka untuk berekpresi dan berkreatifitas,” kata Selly Mantra. Kegiatan ini kami harapkan dapat berjalan secara berkesinambungan, serta bermuara pada peran serta penyandang disabilitas Tuna Rungu untuk ikut serta dalam pembangunan. Disamping itu kegiatan ini juga ingin menyadarkan masyarakat luas bahwa penyandang disabilitas memiliki ketrampilan dan potensi yang besar layaknya orang normal.

Sementara Ketua Gerkatin Denpasar Yudha Musantara mengatakan tahun ini diikuti  41 peserta dengan rincian 20 putri dan 21 peserta Putra. Untuk lebih memperluas jangkauan perlombaan pihaknya juga melibatkan peserta dari kabupaten yang ada di Bali.  Peserta kali ini telah memasuki babak 6 dan 3 besar dengan pelaksanaan berbagai kegiatan diantaranya pembekalan wawasan sekaligus pelaksanaan karantina peserta.

Runner Up I diraih Luh Yuniastini asal Singaraja dan Achmad Buhari asal Kota Denpasar, serta Runner Up II diraih pasangan Rai Ariesta Wandasari asal Kabupaten Badung dan A.A Gede Wahyu Ningrat asal Kabupaten Jembrana. “dari enam pasang Putra Putri Tuna Rungu ini akan mengikuti berbagai kegiatan yang mengkomunikasikan keberadaan penyandang disabilitas tuna rungu hingga ditingkat Nasional,” ujar Musantara. (SB – pur/humasdps)

Comments

comments

Comments are closed.