Drs. I Made Ngurah Sadika saat memerankan sosok Susi (foto-raka)

SUSI (foto-raka)

SULUHBALI.CO, Denpasar – Krama Bali mungkin sudah tidak asing lagi mendengar kalimat genit, manja dan centil pemeran Susi bondres Dwi Mekar:  “ Hek hek hek…yang mase nak sai gati sms e jak nak muanii.., tapi yang sing nyak, hek hek..yang nak sing baaange jak memek…”

Drs. I Made Ngurah Sadika pemeran sosok Susi (foto-raka)
Drs. I Made Ngurah Sadika pemeran sosok Susi (foto-raka)

Siapa sangka untuk menemukan peran sebagai “Susi” dalam Bondres Dwi Mekar, ternyata membutuhkan waktu yang lama. “Suatu ketika saya merenung, mencari-cari peran apa yang bisa menarik, sampai akhirnya saya dapat ide seseorang yang secara fisik sangat bocok (jelek), pendek, jantuk, tapi untuk menutupi kekurangan tersebut dilakukan dengan cara banyak gaya, aksi, genit, hingga penampilan yang sangat nyentrik,” ungkap Drs. I Made Ngurah Sadika yang memerankan tokoh Susi dalam grup Bondres Dwi Mekar.

Ternyata ide yang ia temukan tersebut manjur. Terbukti peran sosok Susi, sudah seperti jadi ikon grup Bondres Dwi Mekar yang beranggotakan 6 orang ini. Penonton pun dibuat gemes, geli, terpingkal-pingkal menyaksikan tingkah polah Susi ini diatas panggung. Karenanya, disamping sangat laris dalam mengisi berbagai acara, beberapa iklan teve juga pernah dibintangi oleh laki-laki kelahiran 22 Agustus 1964 ini.

Bukan cuma laris di Bali saja, bahkan seperti yang dituturkan suami dari Luh Rening ini sudah beberapa kali diundang pentas di Jakarta. Yakni mengisi acara saat diadakan Dharma Santi Nasional, serta sempat 2 kali menghibur di Departemen Hankam. Yang lebih membanggakan, Susi bersama grup Bondres Dwi Mekar juga sempat melawat ke Korea dan ke Jerman. “Di Jerman kami sekitar 1 bulan disana,” ungkap bapak 2 anak saat ngobrol di tempat rias sebelum pentas di Ksirarnawa, mengisi acara simakrama Gubernur Bali, Sabtu, (28/12/2013).

Sosok Susi ketika diatas panggung (foto-raka)
Sosok Susi ketika diatas panggung (foto-raka)

Kini hampir tiap hari Susi bersama grup bondres Dwi Mekar ada jadwal pentas. Susi eh Pak Sadik (begitu sapaannya) tidak capek ? “Tiyang sih seneng saja. Lagipula keluarga, terutama istri sangat mendukung,” ungkap Kabid Kebudayaan di Dinas Budpar, Singaraja ini kalem. (SB-Raka).

Comments

comments

Comments are closed.