Sudikerta Minta Generasi Muda Bisa Mandiri

62
Wagub saat mengunjungi SMKN 3 Denpasar (foto humas.Bali).

SULUH BALI, Denpasar — Wagub Ketut Sudikerta mengapresiasi dan mendukung terlaksananya Toyota Eco Youth 2016 yang merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak Toyota Motor Indonesia dalam bentuk lomba yang melibatkan pelajar SMA/SMK sederajat sebagai wujud apresiasi terhadap inovasi generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Wagub Sudikerta saat menghadiri Penilaian Lomba Ecosociopreneur Toyota Eco Youth kepada wakil Provinsi Bali yakni SMK N 3 Denpasar, yang digelar di Aula SMK N 3 Denpasar, Rabu (26/10).

Lebih jauh, Wagub Sudikerta berharap ajang ini bisa membantu para generasi muda mengekspolarasi dirinya dalam mengasah kemampuan dan ketrampilan pengetahuan yang dimiliki sehingga bisa melahirkan generasi yang produktif, berkarakter, cerdas, kompetitif dan nantinya mampu menjadi generasi emas yang siap melanjutkan pembangunan.

Generasi muda yang melahirkan teknologi-teknologi baru yang bermanfaat bagi pembangunan, juga diharapkan melahirkan jiwa-jiwa yang mandiri. “Para generasi muda mari create diri, manfaatkan waktu di usia muda, jangan hanya bisa menengadahkan tangan meminta kepada orang tua, harus bisa mandiri, ciptakan sesuatu yang baru, apalagi bisa menghasilkan uang sambil sekolah, tentu itu akan sangat membanggakan,” cetus Sudikerta.

Para generasi muda yang sukses mewakili Bali dalam ajang tersebut juga diharapkan Wagub Sudikerta bisa memotivasi semangat para generasi muda lainnya agar bisa memacu diri berbuat hal yang sama, tidak hanya mengejar lulus sekolah semata. “Sekolah itu yang sungguh-sungguh, belajar dengan baik agar memiliki kemampuan dan ketrampilan yang akan berguna untuk kesuksesan di masa depan, jangan hanya sekedar lulus,” ujar Sudikerta.

Untuk bisa sukses membangun diri, para generasi muda juga diharapkan bisa menjauhi perilaku-perilaku negatif. Dalam hal ini, dukungan pemerintah pun menurut Wagub Sudikerta terhadap keberhasilan pendidikan generasi muda tidak pernah surut. Berbagai program telah digelontorkan Pemprov guna mengurangi angka putus sekolah di Bali.

“Program beasiswa yang digelontorkan Pemprov sangat banyak, baik bagi siswa miskin maupun berprestasi, kalau memang benar-benar ada siswa miskin dan tidak mampu melanjutkan sekolah silahkan berkoordinasi dengan instansi terkait, kalau memang kenyataannya benar pasti dibantu,” imbuh Sudikerta seraya berharap para guru bisa meningkatkan bimbingan dan pembinaan dalam membentuk peserta didik yang berprestasi.

Hal senada disampaikan perwakilan Dinas Pendidikan dan Pemuda Olah Raga Kota Denpasar yang turut berharap kegiatan tersebut bisa memberikan dampak positif bagi peserta didik, guna memacu diri untuk melakukakan sesuatu yg berharga yang nantinya bisa bermanfaat bagi diri dan masyarakat.

Kurikulum dunia penidikan saat ini yang lebih mengedepankan pendekatan sains, menurutnya sejalan dengan ajang yang digelar yang sepenuhnya memenuhi kaidah-kaidah sains sehingga memberikan ketrampilan tersendiri bagi para peserta dalam membuat laporan, menyusun kalimat-kalimat sebagai bahan argumen yg bisa dipertanggungjawabkan, yang nantinya bisa membentuk generasi muda yang memiliki skill dan kemampuan yg terbaik. Kepedulian peserta didik terhadap lingkungan pun diharapkan terus meningkat sejalan dengan pendidikan yang berbasis lingkungan.

Sementara itu Direktur PT. Toyota Motor Indonesia Bali, Made Dana Tangkas, dalam laporannya menyampaikan kegiatan yang digelar diikuti oleh peserta didik SMA/SMK sederajat di 27 provinsi se-Indonesia dengan total peserta mencapai 2500 orang. Dari keseluruhan nominator tersebut, kembali diranking dalam 25 nominator berdasarkan proyek yang dibuat yang sebelumnya sudah mendapat kajian dan penilaian terlebih dulu, serta selanjutnya kembali diranking dalam tahap 5 besar.

Dua perwakilan Bali menurutnya berhasil masuk ranking 5 besar yakni SMK N 3 Denpasar dan SMK N 1 Gianyar, Peserta yang berhasil meraih ranking pertama menurutnya direncanakan akan mewakili Indonesia ke Jepang. “Kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat prestasi generasi muda yang bermanfaat ekonomi dan bisa dijadikan peluang usaha,” ujar Dana Tangkas. (SB-hum.Bali)

Comments

comments