Sudikerta Janjikan BKK di Tabanan

66

Sudikerta saat menghadiri upacara memukur di Tabanan

SULUHBALI.CO, Tabanan – Wakil Gubernur Ketut Sudikerta menghadiri acara memukur , metelubulanan dan mepetik masal di Desa Kaba-kaba Kecamatan Kediri Tabanan pada Jumat (13/9).

Wagub pada kesempatan ini didampingi oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi menyampaikan bahwa orang Bali memiliki kewajiban untuk memuliakan para leluhur dengan melakukan upacara semestinya sampai pada tingkatan asti wedana yaitu memukur .

Upacara ini bertujuan agar anak cucu yang ditinggalkan bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan mampu melaksanakan swadarma masing-masing di dunia.” Dengan niat yang iklas dan tulus kepada leluhur meskipun tanpa biaya yang cukup , pasti akan ditemukan jalan keluar untuk melaksanakan niat tersebut, “ demikian pungkasnya. Acara memukur kali ini diikuti oleh 33 sawa dan acara metelubulanan dan mepetik juga diikuti oleh 33 anak.

Upacara ini merupakan inisiatif dan usulan dari warga yang memiliki leluhur atau pitara yang belum dilakukan upacara memukur dan belum mampu untuk melaksanakan secara sediri-sendiri. Dari hasil kesepakatan bersama  mereka melakukan urunan untuk dapat melaksanakan upacara bersama secara masal untuk menghemat biaya. Puncak acara  dari upacara ini adalah pada hari Sabtu 14 Agustus 2013.

Melihat keadaan jalan di sepanjang Desa Kaba-kaba yang rusak parah sudikerta berjanji akan memberi bantuan dalam bentuk BKK (Bantuan Khusus Kabupaten) di tahun 2014 sehingga jalan yang rusak tersebut  bisa diperbaiki dan menjadi lebih baik dan secara langsung dan tidak langsung akan mempengaruhi aktifitas perekonomian masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, wagub juga menghimbau para undangan yang hadir khususnya para tokoh masyarakat dan pejabat yang hadir  untuk  ikut memberi punia sehingga bisa meringankan beban masyarakat dalam menyelesaikan upacara. (SB-hum)

Comments

comments

Comments are closed.