Sudikerta Hadiri Upacara Nyekah Massal di Abiansemal

121

Sudikerta ketika menghadiri upacara Nyekah  masal di banjar Aseman Abiansemal Badung. |foto-hum|

 

SULUHBALI.CO, Badung – Wakil gubernur Bali, Ketut Sudikerta, menghadiri upacara Nyekah  masal di banjar Aseman Abiansemal Badung  Selasa  (23/9). Pada kesempatan tersebut, Sudikerta menyampaikan kebanggannya karena masyarakat Banjar Aseman abiansemal telah mampu menjalankan Dharma Agama  dengan melaksanakan upacara nyekah masal secara swadaya.

Karena melaksanakan yadnya seperti ini merupakan kewajiban seluruh umat khususnya krama Bali yang beragama Hindu, sebagai cara untuk membayar  hutang sentana kepada leluhur. Sudikerta yakin dengan  upacara yadnya yang dilaksanakan secara tulus,para senatana akan mendapatkan kasukertan selaras dengan tujuan pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah yaitu menuju Bali yang Sukerta Jagadita atau  Bali yang Mandara.

Terlebih menurutnya pelaksanaan yadnya yang dilakukan secara masal ini merupakan wujud dari persatuan dan kesatuan dari seluruh krama, karena bisa melaksanakan sebuah upacara secara bersama-sama.  “Hendaknya seluruh krama selalu menjaga hubungan yang harmonis antar sesama, jaga persatuan dan kesatuan sehingga upacara yang dilaksanakan bisa dirasa lebih ringan daripada dilaksanakan secara sendiri-sendiri”, pesannya. Untuk meringankan beban pada krama yang melaksanakan upacara, Wagub membantu dengan punia sebesar 20 juta rupiah.

Menurut ketua Panitia Upacara Nyekah  Masal, I Ketut Sudarya, krama Banjar Aseman, yang berjumlah 260 KK sudah merencanakan untuk  melaksanakan upacara ini sejak 3 tahun lalu tetapi karena ada beberapa kendala maka acara ini baru bisa dilaksanakan kali ini dan merupakan nyekah masal yang  pertama kali dilaksanakan di banjar ini.

Upacara ini dilaksanakan  secara swadaya dengan memungut urunan dari krama sesuai kesepakatan bersama. Pada upacara kali ini ada sebanyak 10 puspa yang diprosesi dimana masing-masing puspa dikenai urunan sebesar 6 juta rupiah.  Puncak upacara akan dilaksanakan pada Rabu, 24 september 2014.

Selain menghadiri upacara nyekah  masal di banjar Aseman, wakil Gubernur yang didampingi Karo Kesra, Setda Prov.Bali Kepala BPBD provinsi Bali dan Kepala BLH provinsi Bali juga menghadiri upacara Ngenteg Linggih, Memungkah Padudusan Agung Mendem Pedagingan  di Pura Dalem Desa Dukuh  Moncos Mengwi Badung yang acara puncaknya jatuh pada hari Rabu keliwon Sinta,  8 Oktober 2014. Di tempat ini wagub meepunia sebesar 25 juta rupiah yang diterima bendesa desa Dukuh Moncos, I Made Sukada dan disaksikan seluruh krama yang hadir. (SB-hum)

Comments

comments