Sudikerta Ajak Generasi Muda Tingkatkan Pengamalan Nilai Pancasila

10
Ketut Sedikerta saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) Pemuda Pancasila Provinsi Bali di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Denpasar. (foto-humprov)

SULUH BALI, Denpasar – Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengajak segenap lapisan masyarakat khususnya kalangan generasi muda untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila. Harapan itu diutarakannya saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) Pemuda Pancasila Provinsi Bali di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Denpasar, Sabtu (22/4).

Sudikerta menilai, belakangan ini terjadi degradasi pemahaman dan pengamalan empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Kebhinekaan dan NKRI. Hal ini menjadi pemicu munculnya perpecahan yang merongrong semangat persatuan dan kesatuan. Untuk itu, kalangan generasi muda diharapkan berada di barisan terdepan dalam upaya memperkuat pemahaman dan pengamalan empat pilar kebangsaan.

Pada bagian lain, Sudikerta menyambut positif pelaksanaan Muswil yang digelar  Pemuda Pancasila Provinsi Bali. Menurut dia, kegiatan semacam ini merupakan kewajiban dalam sebuah institusi. “Ini merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi sistem, mekanisme dan program kerja organisasi,” imbuhnya.

Dalam memperkuat eksistensi organisasi, Sudikerta menekankan empat pilar yang perlu mendapat perhatian. Empat pilar tersebut antara lain penataan administrasi, manajemen keuangan, pengelolaan organisasi dan pengelolaan sumber daya. Jika penguatan empat pilar itu dapat dioptimalkan, dia meyakini organisasi kemasyarakatan seperti Pemuda Pancasila bisa melaksanakan program kerja yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Hal senada diutarakan Danrem 163/Wirasatya Kolonel. ARH. I Gede Widiyana,SH. Menurutnya, kegiatan ini sangat positif bagi perkembangan sebuah organisasi. Karena itu, dia berharap seluruh peserta bisa mengikuti kegiatan Muswil dengan baik.
Sementara itu, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Bali Made Ariandi menyampaikan bahwa Muswil merupakan amanat organisasi.

Selain sebagai ajang evaluasi program yang telah berjalan, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan penyusunan program dan pemilihan ketua periode selanjutnya. Ariandi mengajak seluruh kader Pemuda Pancasila untuk meningkatkan peran aktif dalam pembangunan serta memperkokoh dasar negara Pancasila. Dalam kesempatan itu, dia juga mengutarakan keprihatinan atas munculnya gesekan di tengah masyarakat yang diakibatkan makin menurunnya pemahaman dan pengalaman nilai-nilai Pancasila. Kegiatan tersebut dihadiri pengurus dan anggota Pemuda Pancasila se-Bali. (SB-humprov)

Comments

comments