Gubernur Mangku Pastika sedang memberikan Dharma Wacana di Pura Besakih pada hari Siwaratri.

 

SULUHBALI.CO, Karangasem — Perayaan Siwaratri diharapkan dapat dijadikan sebagai momentum untuk senantiasa mulat sarira (introspeski diri) atas perbuatan yang telah dilaksanakan untuk  dapat diperbaiki sehingga menjadi lebih baik, demikian harapan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika yang didampingi Ny. Ayu Pastika saat menyampaikan Dharma Wacana serangkaian persembahyangan Siwaratri di Pura Agung Besakih, Karangasem, Rabu, (29/1).

Sebagaimana cerita Lubdaka, yang semasa hidupnya senantiasa berburu binatang  himgga akhirnya menemukan pencerahan, yang kita rayakan sekarang sebagai Hari Siwaratri. Bercermin dari cerita tersebut, manusia sesungguhnya selama hidupnya juga senantiasa berburu kenikmatan duniawi.  Untuk itu, gubernur mengajak umat untuk menyudahi segala kegiatan perburuan yang selama ini dilaksanakan dan kembali berjalan kearah yang benar, kearah yang dikarunia Tuhan, dan senantiasa menjaga persatuan, kesatuan dan kedamaian yang selama ini terjalin, dengan prinsip paras, paros, saluluk sabayantaka, untuk bersama-sama mewujudkan swadarma agama maupun swadarma negara sesuai kewajiban masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, gubernur juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada segenap lapisan masyarakat  dan komponen lainnya di Bali, atas dedikasi dan kerjasamanya, sehingga berbagai even nasional maupun internasional yang dilaksanakan di Bali dapat berjalan dengan sukses dan lancar.

Acara persembahyangan Siwaratri dilaksanakan dalam 3 tahap persembahyangan, yaitu persembahyangan pertama pukul 20.00 Wita, dilanjutkan pukul 24.00 Wita dan yang terakhir, keesokan harinya pukul 05.00 Wita. Persembahyang ini diikuti oleh ribuan umat se-Bali yang kebanyakan didominasi oleh para pelajar.

Disela-sela persembahyangan  juga dimeriahkan dengan pagelaran Wayang Cenk Blonk dan Dharma Tula para Sulinggih tentang memaknai Siwaratri Dalam Konsep Sastra dan Kehidupan Sehari-hari. Dan diakhiri dengan penyerahan punia kepada Sulinggih dan Pemangku Pura Besakih

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta didampingi Ny. Dayu Sudikerta, Bupati Klungkung, Bupati Karangasem, Asisten dan Para Pimpinan SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. (SB-Hum.Bali)

Comments

comments