Sidang Engeline | Security Dilarang Masuk Rumah Margriet

Mantan security Dewa Raka memberi kesaksian di PN Denpasar (foto Ijo).

1. Sempat Curiga

SULUHBALI, Denpasar – Dewa Ketut Raka yang merupakan mantan Security yang pernah bertugas di kediaman Margareth sempat merasa ada kejanggalan selama dirinya berjaga.

Hal itu dikatakannya, saat dirinya menjadi saksi dalam persidangan terdakwa Agus Tae Hamda May di PN Denpasar. Ditambahkannya, selama bertugas ia tidak pernah diizinkan masuk ke dalam area rumah.

“Saya sebagai Security harusnya tahu persis kondisi rumah di dalam. Tetapi ini saya malah tidak boleh masuk sama pemilik rumah termasuk juga sama atasan saya di kantor Security yang menempatkan saya,” ungkapnya, selasa (17/11/2015).

Bahkan, untuk buang air kecil pun ia harus mencuri-curi kesempatan saat pemilik rumah sedang tidak berada di dalam rumah.

“Saat Ibu Margareth meninggalkan rumah baru saya beranikan diri untuk masuk ke dalam rumah. Sebenarnya tidak boleh, tapi saya beranikan diri saja sekalian ingin tahu keadaan rumah. Suasananya kumuh sekali kondisi di dalam. Banyak ayam, anjing dan kucing” ujarnya.

Lantaran tidak diizinkan masuk, sempat muncul dibenaknya kecurigaan seperti ada yang disembunyikan di dalam rumah.

“Saya curiga seperti ada yang disembunyikan didalam. Sampai saya berfikir, kemungkinan Engeline ada di dalam,” ucapnya.

2. Budi Dukun

Dewa juga mengaku sempat mencium bau busuk di dekat lokasi Engeline ditemukan. Saat dirinya masuk ke dalam area rumah bersama seorang petugas kepolisian.

“Awalnya dari keterangan Polisi, bahwa ada Budi Dukun yang katanya sempat berkomunikasi dengan roh Engeline tadi malam. Katanya Engeline sudah meninggal dan berada di pojok kelod kangin (tenggara) rumah. Lalu saya diajak masuk untuk mencari,” ungkapnya.

Dihadapan Majelis Hakim, Ketut Raka mengatakan saat dirinya bersama Budi Dukun masuk ke dalam area rumah tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan di sekitar area rumah.

Hanya saja, sempat mencium aroma busuk dari arah lubang tempat Engeline terkubur (Engeline ditemukan terkubur di halaman belakang rumah..red).

“Budi sempat bertanya kepada saya, Pak Dewa nyium bau busuk tidak ? lalu saya jawab tidak mencium bau apa. Saya sudah tiga kali mencium. Coba cium lagi masa tidak ada, tiba-tiba ada angin setelah itu baru saya mencium bau busuk tapi sekali, setelah itu baunya hilang,” terang Ketut Raka.

Dewa mengaku saat mencium bau busuk tersebut dirinya sedang berada di dekat lubang dimana Engline terkubur. “Namun, saat saya mencium bau busuk itu saya lagi duduk di dekat lubang itu. Saya lihat ada lubang sekitar 30 cm, justu itu saya tidak curiga. Biasanya kalau orang ngubur itu kan dibuat rata tapi ini berlubang terus ada sampahnya,” ujarnya. (SB-Ijo)

3. Comments

comments