Sering Macet, Kuta Ubah Arus Lalu Lintas

505

SULUHBALI, Denpasar – Meningkatnya kunjungan wisatawan yang berkunjung ke Bali khususnya objek wisata Pantai Kuta, membuat arus kendaraan di wilayah Kuta semakin menumpuk sehingga seringkali menimbulkan kemacetan parah. Sementara Jalan yang ada di Wilayah Kuta sudah tidak bisa dilakukan pelebaran jalan.

Sehingga, untuk mengatasi kepadatan di wilayah tersebut sesuai dengan Program Kapolda yang baru Irjen. Pol. Petrus Golose perlu dilakukan rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kemacetan terutama di jam-jam padat kendaraan di Wilayah Kuta.

Melalui Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol Heri Supriawan mengungkapan rekaya lalulintas ini baru bersifat sosialisai mulai tanggal 17 Januari hingga 30 Januari 2017. Lalu penerapannya baru akan diberlakukan mulai 1 hingga 28 Febuari 2017. Kalau rekayasa ini diberlakukan, maka penindakan pelanggarakan akan dilakukan mulai 1 Maret mendatang.

Kartika Plaza dan Legian

Heri menyebutkan Ada dua titik utama di wilayah Kuta mendapatkan rekayasa perubahan arus lalu lintas, Pertama di Jalan Kartika Plaza mengarah Pantai Kuta yang semulanya berlaku dua jalur, kini diubah menjadi Single Traffic atau satu jalur.

Dimana, kendaraan yang akan memasuki Jalan Kartika Plaza masuk melalui Jalan Kediri Tuban. Selanjutnya, Jalan Raya Legian yang semula masuk melalui Jalan Patih Jelantik kini diubah masuk melalui Pura Puseh atau Simpang Bemo Corner Belok ke kanan menuju Jalan Raya Legian.

“Jadi masyarakat yang ada di Jalan Kartika Plaza hendak menuju Bandara harus memutar melalui Jalan Singosari. Semua perubahan arus ini sudah melalui rapat yang melibatkan sejumlah Instansi termasuk dengan Desa Adat. Semua perubahan arus ini sudah melalui evaluasi dan kajian baik itu hambatan-hambatan dilapangan termasuk hambatan samping, supir Taxi hingga parkir sudah kita lakukan evaluasi,” terangnya.

Pantai Kuta

Selain itu, untuk masyarakat yang ingin menuju Pantai Kuta ada dua Jalur yang bisa digunakan. Pertama melalui Jalan Raya Kuta, lalu lurus menuju Simpang Bemo Corner, kemudian lurus menuju arah Jalan Pantai Kuta atau bisa melalui Jalan Kartika Plaza lurus melalui Kuta Square selanjutnya belok ke Kiri menuju Jalan Pantai Kuta.

“Jadi, kalau kita mau menuju Jalan Raya Kuta sudah tidak bisa melalui Simpang Temacun jadi harus belok ke kiri menuju Jalan Majapahit nanti keluarnya di Jalan Patih Jelantik. Nanti Jalan Patih Jelantik akan kita berlakukan satu arah,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolresta Denpasar, Kombespol Hadi Purnomo mengungkapkan terkait pengalihan arus ini sudah melalui sejumlah rapat. Rapat pertama kita melaksanakan rapat di Bendesa Adat Kuta dan mengundang seluruh Stake Holder dan Rapat Kedua dan ketika kita menggelar rapat di Polda Bali bersama Desa Adat dan Dishub serta seluruh stake holder yang ada.

“Karena banyak yang komplain dari pihak keluar, kenapa tempat wisata bisa semacet ini sehingga banyak wisatawan yang akan menuju Bandara sering terlambat. Ini juga sesuai program Bapak Kapolda sehingga dilaksanakan rekayasa Lalu Lintas. Ini sifatnya ujicoba apakah ini mengurai kemacetan atau menambah kemacetan, sehingga setiapnya minggu akan terus melakukan evaluasi terkait rekayasa lalu lintas ini. Namun, jika rekayasa cukup mengatasi kemacetan yang sering terjadi di Wilayah Kuta maka akan dipatenkan sesuai keputusan Kapolda,” ungkapnya. (SB-Dims)

 

 

 

Comments

comments

1 COMMENT

Comments are closed.