Seniman Lokal Akan Terlibat Di KTT APEC

25

ilustrasi seniman suling (photo-raka)

SULUHBALI.CO, Badung – Pada pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (KTT APEC) di Bali yang akan berlangsung pada tanggal 1-8 Oktober 2013, Pemerintah Kabupaten Badung, telah mempersiapkan dan  akan melibatkan ratusan seniman local.

“Mulai dari Seniman tari, seniman hiasan, hingga perajin patung juga akan terlibat menyukseskan KTT APEC nanti,” kata Bupati Badung Anak Agung Gde Agung saat menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri Energi ASEAN di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (25/9).

Menurut beliau, pelaksanaan KTT APEC yang akan dihadiri 21 pemimpin APEC tersebut  tidak akan terlepas dari sentuhan seni dan budaya khas Pulau Dewata.

Nuansa Bali sebagai pulau yang kental akan seni dan budaya akan terlihat mulai dari dekorasi di setiap kegiatan hingga pengisi acara yakni dengan adanya hiasan bambu dan janur atau “penjor” dan pakaian khas adat Bali Tak hanya itu, oleh-oleh yang akan diberikan kepada para delegasi dan Pemimpin APEC juga sangat bernuansa Pulau Dewata yang merupakan hasil karya para perajin dari Kabupaten Badung.

“Para pemimpin akan diberikan cinderamata berupa patung garuda wisnu yang dikerjakan khusus oleh perajin lokal kami,” ucapnya.

Gde Agung  juga menambahkan bahwa patung setinggi sekitar 50 cm dari kayu pangkalbuaya tersebut sudah dikerjakan sejak beberapa bulan lalu yang dikerjakan oleh para perajin patung di Desa Angantaka, Sedang, dan Jagapati.

Anggaran  terkait persiapan tersebut karena sudah dianggarkan oleh pemerintah pusat, jadi pihaknya tidak perlu lagi mempersiapkannya.

Dia mengharapkan masyarakat umum dan khususnya di Kabupaten Badung turut berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan kenyamanan kepada para delegasi dan pemimpin negara mengingat perhelatan akbar tersebut hanya berlangsung selama 21 tahun sekali giliran.

Merupakan kebanggaan tersendiri bagi Bali karena tahun ini dapat menjadi tuan rumah pada acara tersebut. Sehingga dengan adanya sentuhan budaya Bali akan menjadi momentum berharga bagi masyarakat Pulau Dewata untuk memperkenalkan budaya local ke jenjang Internasional.

“Ini merupakan kesempatan langka bagi kita untuk turut menyukseskan APEC,” ucap Agung dengan bangga. (Sb-ant/lika)

Comments

comments