Seni Budaya Bali Mandara Akan Meriahkan PKB

34

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ketut Suastika. |foto-lik|

SULUHBALI.CO, Denpasar – Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun ini akan dibuka dari tanggal 14 Juni 2014 hingga tanggal 12 Juli 2014. Menariknya pasca PKB akan ada pula Pentas Seni Budaya Bali Mandara yang dilaksanakan selama sebulan dari pertengahan Juli sampai dengan Agustus.

“PKB akan dilaksanakan sebulan penuh, yang direncanakan dibuka langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Dan pasca PKB akan ada juga Pentas Seni Budaya Bali Mandara yang dilaksanakan selama sebulan dari pertengahan Juli sampai dengan Agustus. Jadi kami berharap masyarakat disamping mengunjungi PKB juga nanti bisa mengunjungi pentas seni pasca PKB,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ketut Suastika saat ditemui di Denpasar, Sabtu (17/5/2014).

Suastika juga mengatakan bahwa Dinas Kebudayaan memiliki prinsip untuk terus melakukan perbaikan terhadap tampilan kesenian maupun dalam layanan kepada pengunjung PKB.

“Dari tahun ketahun kita selalu melakukan perbaikan, itu adalah prinsip, apakah itu dalam tampilan kesenian maupun dalam layanan kepada pengunjung PKB. Tampilan kesenian tentu apakah yang sifatnya pelestarian maupun pengembangan kita selalu mengadakan inovasi,” katanya.

Ia menambahkan pawai pada acara PKB nantinya akan ada kesemarakan memanfaatkan bunga-bunga dan juga suasana natural sesuai dengan tema Kerta Masa, yang dimaknai sebagai dinamika kehidupan masyarakat agraris menuju kesejahteraan semesta. “Jadi tampilan setiap kelompok kesenian akan selalu berorientasi kepada makna tentang kehidupan yang bersahabat dengan alam,” tambahnya.

Suastika juga menjelaskan bahwa tampilan untuk PKB kali ini juga akan diadakan berbagai inovasi dan perbaikan baik itu dalam pembukaan maupun penutupan  sehingga seniman dan masyarakat bisa berinteraksi dengan baik.

“Dan kami berharap kesan monoton yang sebagian masyarakat menilai demikian bisa kita kurangi, tetapi harapan saya masyarakat bisa mencermati dan menyaksikan PKB secara utuh dan kalau betul-betul bisa menikmati, mencermarti dan memahami saya rasa tidak ada monoton,” jelasnya.

Mengenai anggaran yang dialokasikan untuk PKB tahun ini, Suastika mengatakan anggarannya adalah sekitar 5,6 milyar dan peruntukannya lebih banyak kepada sekaa termasuk juga sekaa yang disiapkan oleh Kabupaten. “Jadi anggaran dari 5,6 milyar itu, 2 milyar sepenuhnya kita serahkan kepada 9 Kabupaten/Kota, selebihnya itu ke sekaa-sekaa,” katanya.

Lebih lanjut Ia mengatakan ada beberapa jumlah stand khususnya untuk stand kerajinan seni dalam PKB tersebut yang akan digratiskan dan tentunya dengan seleksi peserta yang ketat.

“Untuk stand yang digratiskan, tentu dengan seleksi peserta dengan ketat, dan gratis itu dalam artian membangun standnya kita biayai tetapi untuk membayar Perda pemakaian kekayaan daerah tetap merupakan kewajiban masing-masing, dan itu ada diseputaran Ksirarnawa, dan didalam gedung Arda Candra dengan jumlah stand kerajinan sekitar 200 lebih,” Ia menambahkan.

Mengenai tampilan yang akan dipertunjukan di Pentas Seni Budaya Bali Mandara pasca PKB, Suastika mengatakan akan menampilkan kesenian yang bersifat tradisi pengembangan yang juga mencakup kesenian kolaborasi.

“Untuk Pentas Seni Budaya Bali Mandara menampilkan kesenian yang sifatnya tradisi pengembangan, ada sendratari, joged dan kesenian kolaborasi. Yang dibuka dari tanggal 13 Juli 2014 sampai pertengahan Agustus dan dibuka gratis untuk masyarakat, serta akan ada 2 kali pertunjukan setiap harinya, yaitu pagi dan malam, kemudia ada pameran juga. Jadi kita menginginkan adanya semarak kesenian budaya di Taman Budaya ini,” ujarnya. (SB-Lik)

Comments

comments