Semua Kegiatan Dituntun Yang Di Atas

263

Ni Luh Putu Parmi Yanti. (foto-raka)

SULUHBALI.CO, Denpasar – Senantiasa mendekatkan diri dengan Yang Maha Kuasa membuat setiap langkahnya merasa selalu diberikan jalan yang baik dan keselamatan. Itulah yang dilakukan dan dirasakan oleh Ni Luh Putu Parmi Yanti, yang memiliki kesukaan dan  kegiatan-kegiatan untuk mendekatkan diri sama Sang Pencipta. Seperti rutin tangkil ke pura-pura (tirta yatra), sembahyang, meditasi, serta terus belajar tentang bebantenan. “Ah itu biasa, saya memang merasa suka dan merasa tenang saja menjalaninya. Banyak manfaat yang saya rasakan dari situ,” ungkap gadis cantik yang memiliki postur tinggi ini dengan nada merendah.

foto-raka
Ni Luh Putu Parmi Yanti (foto-raka)

 

foto - raka
Ni Luh Putu Parmi Yanti (foto – raka)

Kita mendekatkan diri, Yang Di Atas juga mendekat dengan kelimpahan kasih sayang- Nya , mungkin begitu yang dirasakan sebagai pengalaman pribadi Parmi, sapaan gadis ini. Ia pun tidak mengerti, karena sering mendapat pengalaman yang bagi dirinya sungguh diluar nalar dan logika. “Sering saya rasakan dan alami kejadian-kejadian yang bagi saya itu diluar nalar dan logika, tapi benar-benar ada,” ia menuturkan beberapa kejadian dan pengalamannya, ketika diajak ngobrol usai pemotretan di areal Museum Bali, Denpasar, dari pagi hingga siang hari itu. “Astungkara, kalau kita yakin sama Yang Di Atas, ada saja solusi dari permasalahan dan kesulitan yang kita hadapi. DIA pasti akan menunjukkan jalan, memberi tuntunan dan keselamatan bagi umat-Nya,” ungkap gadis yang ngaku suka nonton acara FTV ini.

Menulis aksara Bali di daun lontar (ngelontar), bagi kebanyakan gadis-gadis remaja seusianya mungkin dirasa sangat rumit dan sulit. Tapi Parmy merasa cepat mengerti dan paham, malah ia dipercaya mewakili sekolahnya untuk maju bertanding ngelontar di tingkat Kodya Denpasar. Begitu pula, soal mejejahitan (membuat banten), ia merasa begitu cepat bisa memahaminya, hal tersebut ia abdikan untuk membantu ibunya di saat-saat menjelang rainan, odalan maupun hari raya keagamaan di rumahnya. “Mungkin juga karena faktor lingkungan, keturunan disamping memang karena saya juga suka belajar,” kata gadis yang kini bekerja di sebuah bank pemerintah ini. Nantinya meski sudah bekerja di kantoran, ia pun punya obsesi ingin memiliki usaha sendiri. “Saya lagi terus belajar merias Bali,” uajarnya. Ya karena ia juga adalah seorang model dan suka merias.

Biodata

Nama lengkap : Ni Luh Putu Parmi Yanti, Nama panggilan : Parmy, Tgl. Lahir : 20 Mei 1995, Anak ke : 1 dari 3 bersaudara, Hobby : menari, Tinggi/berat badan : 170 cm / 50 kg, Cita-cita : Pramugari, Nama orang tua : I Nyoman Suandi dan Ni Made Suarmini, Makanan favorit : nasi goreng, Pendidikan : lulus SMA Kertha Wisata Denpasar.

Prestasi dan Pengalaman

Finalis Miss Indonesia, Jegeg (dalam pemilihan Jegeg Bagus) Kota Denpasar, Putri Sekolah Tingkat Provinsi Bali, Model Klip Bali, Juara dalam Penulisan Aksara (Ngelontar Aksara) SMA tingkat Kodya Denpasar, Lomba Payas Ngekeb tingkat Kodya Denpasar, Ikut Pemilihan Duta Endek, Sebagai Model untuk Pembuatan Katalog. Bali Gallery Foto Model, Menari dalam berbagai event.(SB-Raka).

Comments

comments