#SemetonJokowi Memberikan Informasi Benar tentang Kinerja Presiden | Deklarasi

0
1490
Alit Suarsawan (foto ist).

SULUH BALI, Mangupura — Di tengah perkembangan pesat teknologi komunikasi dan media informasi di jaman millenial ini, banyak mempengaruhi cara berkomunikasi setiap orang di dalam masyarakat yang terus berubah.

Berbagai informasi (teks, gambar dan video) setiap saat bisa saling dipertukarkan, didistribusikan ataupun diedit ulang dan kembali didistribusikan secara mandiri, oleh setiap orang yang memegang perangkat komunikasi informasi yang harganya saat ini sangat terjangkau bagi sebagian besar masyarakat.

Namun disayangkan, perkembangan ini tidak dibarengi kesadaran tentang berbagai bahaya bila sebuah informasi tersebar secara pesat tanpa etika serta tanpa dasar dasar utama sebuah informasi yang valid. Maka yang lebih sering tersebar adalah informasi Hoax.

Hoax bisa terbentuk karena kesalahan paham penerima informasi yang lalu menyebarkan ulang informasi tersebut dengan sejumlah pendapat pribadinya, atau bisa saja Hoax memang dibuat dengan sengaja dengan mencampuradukan berbagai sumber dengan tujuan untuk memperkeruh suasana.

Demikian disampaikan Alit Suarsawan saat ditanya di Kuta, Rabu (23/5/2018), apa yang melatarbelakangi pembentukan #semetonjokowi. Dijelaskan Alit selaku koordinator, saat ini banyak sekali informasi Hoax yang menyebar dengan leluasa di media penerima baik dalam bentuk handphone maupun komputer, lewat aplikasi facebook, instagram, twitter, whatsapp maupun yang lainnya.

Karena itu, dirinya dan sejumlah kawan berusaha membangun sebuah ruang komunikasi dan distribusi informasi yang sehat dan membantu para pencari informasi untuk mendapatkan informasi yang benar terhadap isu-isu yang muncul, khususnya di Bali dan Indonesia pada umumnya.

Dengan hastag (#) semetonjokowi, kata Alit Suarsawan dirinya akan selalu berusaha mendistribusikan apa yang dikerjakan pemerintahan Indonesia saat ini, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo pada masyarakat luas. “Semeton itu artirnya saudara dalam bahasa Bali. Dan wajar kita sebagai semeton membantu bapak Jokowi dalam format yang tidak besar. Dan mudah mudahan ini bisa juga membantu.”

Selain itu, informasi yang akan disampaikan, adalah informasi yang sifatnya jujur, apa adanya dan tidak dibuat-buat, sehingga masyarakat di bawah mengerti mana persoalan elite yang tidak bisa diabaikan karena Indonesia adalah negara demokrasi. Dan mana persoalan kemasyarakatan yang merupakan hasil kerja dari pemerintahan Jokowi saat ini, “Sehingga masyarakat kebanyakan bisa tenang untuk kembali bekerja sesuai dengan Swadarma masing-masing.

Alit menjelaskan Deklarasi #semetonjokowi akan berlangsung di Warung Upih, Kerobokan – Kuta Utara, Jumat siang, (25 Mei 2018). Dan dihadiri sejumlah kalangan yang memiliki komitmen untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI) dan dasar negara Pancasila. (SB-wan)

 

 

 

 

Comments

comments