Sehat Merupakan Syarat Mutlak Jadi Manusia Produktif

0
184

Video-gustiar

SULUHBALI.CO, Denpasar— Peresmian operasional Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diresmikan langsung oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang ditandai dengan pemukulan Gong. Bertempat di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, renon, Denpasar, (9/1).

Acara ini juga dihadiri oleh Kadis Kesehatan Prov. Bali Dr. Ketut Suarjaya, Kepala BPJS Devisi Regional XI Dr. Ni Made Ayu Sri Ratna Sudewi, MM, AAK, Ketua DPRD Prov. Bali yang diwakili oleh Ketua Komisi IV, Bupati/Walikota se-Bali, dan seluruh Kepala SKPD Prov. Bali.

Kadis Kesehatan Prov. Bali Dr. Ketut Suarjaya membuka acara ini dengan memberikan sambutan yang mengatakan, untuk Provinsi Bali sudah melakukan persiapan mulai dari sosialisasi sampai dengan rapat koordinasi dengan seluruh Dinas Kesehatan yang ada, atas ditransformasikannya seluruh jaminan kesehatan yang ada menjadi satu penyelenggara yaitu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Ia juga menyampaikan, kepersertaan dari asuransi yang telah masuk Program JKN per 1 Januari 2014 di Provinsi Bali mulai dari ASKES Sosial 351.511 jiwa, Jamkesmas 904.859 jiwa, Jamsostek 133.470 jiwa, ASKES TNI 5.765 jiwa,dan dari ASKES POLRI 24.122 jiwa, jadi total seluruh peserta JKN mencapai 1.419.335 jiwa.

Dalam kesempatan ini juga Kepala BPJS Devisi Regional XI Dr. Ni Made Ayu Sri Ratna Sudewi, MM, AAK menyampaikan, sesuai dengan UU No.40 tahun 2004 dan UU No.24 tahun 2011 pertanggal 1 januari 2014 PT ASKES resmi bertransformasi menjadi BPJS Kesehatan.

Kondisi ini merupakan manifestasi dari keberhasilan Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) yang diperuntunkan bagi Masyarakat Bali, dan atas keberhasilan program JKN ini ditahun mendatang sangat diharapkan Program JKBM dapat segera bergabung dengan JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

Ratna Sudewi juga menerangkan, bahwa pihaknya untuk saat ini telah bekerjasama dengan Kepala Dinas Kesehatan Prov. Bali beserta jajarannya dan Dinas Kesehatan di Kabupaten/Kota se-Bali, guna untuk penataan kembali sistem kesehatan berjenjang dan untuk lebih mengatur lalu lintas arus pelayanan kesehatan yang khususnya terhadap fasilitas kesehatan itu sendiri.

“Kami juga telah bekerjasama dengan beberapa Bank yang ada di Indonesia untuk memudahkan pembayaran iuran BPJS,” terang Ratna Sudewi.

Ratna Sudewi juga menyampaikan, pihaknya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, karena tanpa dukungan dari masyarakat yang khususnya Masyarakat Bali, maka program mulia ini tidak bisa berjalan dengan baik.

Pihaknya juga mengharapkan adanya dukungan penuh terhadap program ini yang tidak hanya dalam masa persiapan operasionalisasi saja, melainkan dukungan yang lebih untuk kedepannya sampai sistem ini dapat mencakup seluruh Masyarakat Indonesia di tahun-tahun mendatang.

“Jadi dukungan dari masyarakat semua untuk kesadaran akan kesehatan bukanlah hak semata-mata, namun kesehatan juga merupakan kewajiban yang harus diupayakan secara mandiri, baik itu dilakukan dengan cara hidup sehat atau mendaftar sebagai peserta BPJS, ” harapnya.

“Kesehatan juga merupakan syarat mutlak untuk menjadi manusia yang produktif, agar dapat menjadikan bangsa ini maju dan sejahtera,” tambahnya. (SB-Eny/Lik)

Comments

comments