Sebagian Masyarakat Kuta Kesulitan Mencoblos

64

Salah satu TPS di Kuta. |foto-ijo|

SULUHBALI.CO Mangupura- Sebagian masyarakat yang berada di wilayah kuta mengeluh dikarenakan sebagian masyarakat tidak bisa menggunakan suaranya dalam pemilu 2014. Lantaran KTP yang mereka miliki saat ini tidak bisa digunakan untuk memilih.

Selain itu kurangnya surat suara di beberapa TPS sehingga masyarakat tidak bisa menggunakan hak pilihnya. Terkait permasalahan masyarakat yang tidak bisa menggunakan hak pilih, pihak terkait telah melakukan kerja sama dengan kepala lingkungan untuk mengedarkan surat panggilan.

Namun, sebagaian besar masyarakat tidak berada di lokasi sebagian besar masyarakat yang berpindah tempat tinggal tidak melaporkan diri kepada pihak terkait. I Gde Rai Wijaya telah menghimbau kepada petugas bila ada masyarakat yang datang ke tps dengan menggunakan KTP untuk dilakukan pengecekan untuk memperhatikan kode yang tertera pada KTP tersebut.

“Untuk Kecamatan kuta sendiri memiliki kode 510301 yang artinya 51 adalah kode adalah kode  provinsi, 03 merupakan kode kabupaten Badung  dan 01 itu adalah kode kecamatan Kuta. Kalau 01 atau 02 tidak ada, kita sarankan untuk melakukan pengecekan sesuai dengan alamat yang tertera pada KTP tersebut,” Papar Wijaya saat memantau pelaksanaan pemilu di Banjar Pesalakan Rabu (09/04/2014).

Beliau menegaskan bahwa tidak ada pihak yang menghambat masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.

“petugas kami bukan tidak memberikan. Pasti ada dasarnya, mungkin kodenya tidak sesuai, atau alamatnya tidak di sesuai dengan tps itu. Misalnya, dia berada di Tuban tetapi alamatnya di Klan disarankan untuk datang ke alamat tersebut, meskipun kita satu kelurahan,” Ujarnya.

Terkait masalah terjadinya kekurangan surat suara di beberapa tps wilayah kuta  I Gde Rai Wijaya telah melaporkan temuan masalah tersebut kepada Kpu setempat untuk segera ditangani. “Mungkin terjadi salah penghitungan yang terpenting sudah bisa ditangani oleh KPU, untuk kekurangan surat suara akan segera di kirim,” ungkapnya.

I Gde Rai Wijaya menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di wilayah Kuta jika ada masyarakat yang tidak menerima surat panggilan untuk mecoblos di tps setempat untuk segera melaporkan diri kepada petugas setempat.

Beliau juga meminta masyarakat untuk  lebih aktif. Jika ada masyarakat yang berpindah tempat tinggal untuk melaporkan kepada Kepala Lingkungan.

“untuk Pilres nanti kesadaran masyarakat yang paling penting. Jika ingat sebagai warga Negara Indonesia yang baik, seandainya tidak menerima surat panggilan dari mana dia tinggal untuk segera menghubungi petugas setempat,”imbuhnya. ( SB-Ijo)

Comments

comments