Suasana pembukaan penilaian dari tim asesor BAN-PT (foto Ist)

SULUH BALI, Jimbaran – Universitas Udayana (Unud) sudah mulai aktivitasnya 29 September 1958, seperti yang tertulis di prasasti Fakultas Sastra Unud. Namun secara sah Unud baru berdiri tahun 7 Agustus 1962. Bila dihitung dari pendirian yang sah, maka Unud adalah kampus tertua di Bali dengan umur 54 tahun.

Namun begitu, Unud yang masuk dalam peringkat 57 dari 3320 yang dikeluarkan Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, baru terakreditasi B sesuai dengan data yang ada di http://ban-pt.kemdikbud.go.id/.

Pada hari Senin (24/10/2016) Tim Asessor BAN-PT datang ke kampus Unud untuk melakukan penilaian secara langsung.

Menurut  Rektor Universitas Udayana Prof Dr dr Ketut Suastika bahwa dalam era globalisasi tentunya persaingan yang sangat pesat tidak dapat dihindarkan.

Oleh karena itu, diperlukan komitmen untuk berusaha lebih keras dalam mengejar ketertinggalan agar dapat bersaing dengan negara-negara lain.

Khususnya dalam lingkungan civitas akademika, ujar Suastika, akan selalu dituntut untuk mampu menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas.

Untuk itu, ia berharap dengan adanya penilaian akreditasi tersebut nantinya dapat meningkatkan mutu dan kualitas dari Universitas Udayana, baik dari segi kegiatan akademis maupun kegiatan non akademis.

Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta saat membuka acara Penilaian Akreditasi UNUD oleh Tim Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), bertempat di Auditorium Widya Sabha, Gedung Rektorat, Jimbaran pada Senin (24/10) mengatakan Pemprov Bali berkomitmen serius mendukung peningkatan kualitas para lulusan  Universitas Udayana. Dukungan yang  diberikan baik dalam pembangunan infrastruktur, bantuan kegiatan ilmiah diberbagai fakultas maupun pemberian beasiswa bagi para mahasiswa. Demikian disampaikan

Di hadapan para asesor, Sudikerta menyampaikan bahwa sampai saat ini UNUD sebagai Civitas Akedemika yang unggul di Bali secara aktif telah menjalin sinergi kerjasama dengan Pemprov Bali untuk meningkatkan kemajuan pembangunan di Bali, salah satunya dengan menyumbangkan ide dan pemikiran di bidang ekonomi yaitu menata Lembaga Perkreditan Desa, pembangunan energi ramah lingkungan, bidang kesehatan, hukum, pertanian dan juga sektor infrastruktur.

Selain itu, para alumni Universitas Udayana juga telah banyak berkontribusi dalam pembangunan Bali, baik yang berkecimpung dalam bidang pariwisata, politik, pemerintahan, kesehatan, dan sampai yang sudah bergabung dalam makamah konstitusi.

Ia berharap dengan penilaian akreditasi tersebut dapat meningkatkan status dari Universitas Udayana  yang saat ini masih terakredisi B, dan nantinya dapat meningkat menjadi A. “Saya harapkan tidak hanya peningkatan akreditasi semata yang bisa ditingkatkan,  namun juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya para dosen dan mahasiswa, sehingga UNUD mampu mencetak lulusan yang unggul dan mampu bersainga di dunia global”, pungkasnya.

Sementara itu Tim Asessor BAN-PT yang diwakili oleh Prof. Dr. Bambang Rusdiarso, DEA. Mengatakan optimis Universitas Udayana bisa menjadi universitas negeri terbaik.

“Sejatinya Universitas Udayana sudah termasuk perguruan tinggi yang baik dan sekarang saatnya kami melakukan verifikasi,” ujarnya.

Dalam penilaian nanti yang akan berlangsung sampai 25 Oktober 2016, pihaknya, kata Prof Bambang berjanji akan bekerja secara maksimal dan profesional dalam melakukan penilaian dan memberikan masukan kepada Universitas Udayana, agar kedepannya dapat menjadi yang lebih baik.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati badung, Dekan pada masing-masing Fakultas di Universitas Udayana, serta para undangan lainnya. (SB-ant)

Comments

comments