Sate dan gule kakul. |foto-rk|

SULUHBALI, Denpasar – Biasanya kita hanya mengenal sate atau gule dari bahan daging sapi atau daging kambing. Tapi yang ini sate dan gule dari bahan Kakul atau siput sawah juga tak kalah enaknya. Disamping alami, karena didapat dari kolam air tawar, juga banyak manfaatnya untuk kesehatan. Diantaranya, kakul mengandung protein yang tinggi, kalsium, sehingga baik untuk penderita kencing manis (diabetes), lever, maag dan juga bagus disantap bagi penderita gagal ginjal. Membantu perkembangan otak dan juga mengendalikan kolesterol.

Bu Laksmi membuat kuliner dari bahan Kakul yang ia olah menjadi sate dan gule. Kakul tersebut ia peroleh dari kolam air tawar, dimana dalam kolam tersebut juga banyak tumbuh bunga tertai (bunga tunjung). Jadi kakul yang ia olah menjadi sate dan gule itu, hidup dan berkembangbiak alami. “Kakul yang hidup dan berkembangbiak alami di kolam teratai itu, sangat bagus diolah untuk bahan makanan. Lagipula kakul itu sangat bermanfaat untuk kesehatan, kan sayang kalau tidak kita manfaatkan,” ujar Bu Laksmi.

Membuat sate dan gule dari bahan kakul, Bu Laksmi, yang menamakan usahanya dengan OEMAH KAKOEL, Jalan Ida Bagus Oka 49, Denpasar (belakang kampus UNUD), mengolah dan memprosesnya dengan memperhatikan standar kebersihan dan kesehatan. Seperti merebus terlebih dahulu, maupun mencucinya hingga benar-benar bersih. Kemudian olahan kakul tersebut direndam bersama bumbu beberapa jam.

“Agar bumbunya benar-benar meresap ke dalam daging kakul.  Setelah itu barulah dijadikan sate,” ia memberi alasan. “Begitu juga ketika menyantap satenya, bumbu yang kita siapkan secara terpisah itu, jangan langsung disiram ke sate. Sate cukup dicelupkan ke bumbu, baru kita santap,” ia memberikan tips-nya dalam menikmati sate kakul.

Ia juga ungkapkan, untuk bumbu sate dan gule kakul, dibuat khusus dari bahan rempah-rempah alami.

Karenanya, ia ungkapkan, untuk bisa menikmati sate dan gule buatannya, harus order dulu. “Ya membuat sate dan gule kakul ini memerlukan proses, agar hasilnya maksimal dan enak. Kita hanya melayani pesanan. Dalam jumlah yang banyak juga kita siap,” katanya.

Kini, setiap hari tidak pernah sepi orang memesan sate dan gule kakul buatannya. Pesanan untuk pribadi, keluarga, acara-acara formal bahkan tidak sedikit juga pesanan untuk kegiatan upacara. “Lumayan, banyak juga yang pesan untuk resepsi pada kegiatan upacara adat,” tambahnya.

Untuk harga, 1 porsi sate berisi 12 tusuk ia bandrol dengan harga Rp 20 ribu.

Sedangkan 1 porsi gule, dibandrol dengan harga Rp 17 ribu.

“Yang berminat dan ingin menikmati rasa dan sensasi sate plus gule kakul ini, silahkan pesan ke OEMAH KAKOEL, atau hubungi ke nomor 081999255652. Untuk pesanan dalam jumlah tertentu, untuk wilayah Denpasar, kita siap mengantarkannya,” jelasnya. (SB-Rk).

Comments

comments