Sanur Village Festival ke XII Usung Tema Bhineka Tunggal Ika

43

SULUH BALI, Denpasar – Sanur Village Festival (SVF)  ke XII akan digelar pada  09-13 Agustus mendatang dengan mengusung tema Bhineka Tunggal Ika.

Ketua Umum Sanur Village Festival ke XII, Ida Bagus Gde Sidharta Putra mengaku tema Bhineka Tunggal Ika diangkat sebagai tema SVF 2017 merespon kondisi kekinian Tanah Air serta menggerakan  elemen bangsa untuk memaknai perbedaan.

“Situasi nasional belakangan ini cukup memprihatinkan sehingga melalui Sanur ini kita mengingatkan kembali persaudaraan dan ke Bhinekaan yang akan kita satukan dalam acara-acara selama pelaksanaan Sanur Village Festival ke XII,” ungkapnya, Rabu (12/07/2017).

Baginya, mengumandangkan kembali Bhineka Tunggal Ika adalah sebagai upaya  untuk menggugah kesadaran masyarakat dengan turut menebarkan pesan-pesan kebaikan bagi persatuan dan kesatuan.

Semangat kesatuan dalam perbedaan (unity in diversity) itu diharapkan dapat memberikan fibrasi kuat bagi setiap laku menuju kehidupan yang lebih baik.

Laku kehidupan yang berakar pada nilai luhur yang tercantum dalam kitab Sutasoma mahakarya Mpu Tantular yang mengajarkan empati yang sangat tinggi bagi setiap waga dalam suatu tataran kehidupan berbangsa dan bernegara.

Spirit Bhinneka Tunggal Ika inilah yang ingin digemakan sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat mewujudkan rasa sating memiliki, menghargai, dan menjaga.

Seperti halnya suasana desa ideal yang penduduknya heterogen di mans, warganya hidup rukun, tenang, dan nyaman. Suasana ini tentu akan mendorong terciptanya kerja bernas yang melahirkan inovasi dan kreativitas tanpa henti.

Makna Bhinneka Tunggal Ika sang at relevan sebagai isu penting yang hams dijaga dan terus didengungkan. SVF selalu melihat kembali setiap perjalanannya sebagai bagian introspeksi.

“Bhinneka Tungal Ika yang telah dicanangkan sebagai tema besar festival kiranya dapat pula dimaknai secara khusus sebagai wujud bagian cinta tanah air dan bangsa. karena itu SVF akan mengimplementasikan semangat kebangsaan yang ber-Bhinneka Tunggal Ika dalam garapan program event. Masyarakat luas yang mengunjungi SVF nantinya diharapkan menjadi bagian yang terintegrasi bagi upaya pembangunan kesadaran yang diciptakan,” terangnya. (Sb-Dims)

Comments

comments