Sanur Village Festival | ​​Ibu PKK Sanur Tampilkan Penggunaan Kebaya Sopan

26

​​​​SULUH BALI, Denpasar – Puluhan ibu-ibu PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) yang berasal dari 3 Desa di Kelurahan Sanur, nampak cantik dan anggun saat menampilkan Fasion Show dengan mengenakan kebaya lengan panjang yang dipadukan dengan songket tenun khas Bali.

Sambil berjalan layaknya seorang model professional, puluhan ibu-ibu tersebut secara bergantian menampil kebaya lengan panjang yang dipadukan dengan songket tenun khas Bali dengan warna berbeda-beda yang merupakan makna dari Manca Warna.

Ni Wayan Sri Sutari salah satu penggerak PKK di wilayah Sanur menyebutkan warna-warna Kebaya yang ditampilkan diatas panggung merupakan Segehan Manca Warna.

“Warna yang kita tampilkan merupakan Segehan dari Manca Warna. Ada kuning, putih, merah, hitam dan perpaduan dari semuanya biasa dikenakan ke pura yang disesuaikan dengan arah mata angin,” terangnya.

Menurutnya, seorang wanita akan tetap mampu tampil cantik dan anggun mengenakan kebaya jika memadukannya dengan pas, Ditambah dengan penggunaan sanggul khas Bali pada bagian sehingga para wanita akan terlihat tampil dengan elegan.

“Saya bersama ibu Pkk lainnya ingin menampilkan cantiknya kebaya lengan panjang jika dipadukan dengan tenun khas Bali (Songket) dan sanggul khas Bali, sehingga terlihat wanita yang memakainya tetap terlihat anggun dan elegant,” ungkap Sri.

Sri mengaku penampilannya malam ini diatas Panggung Britama Sanur Village Festival ini juga ingin menonjolkan pengunaan kebaya sopan tanpa menghilangkan pakemnya itu sendiri.

“Para wanita bisa tetap terlihat anggun meskipun menggunakan kebaya yang Sopan jika memadukannya dengan pas tanpa merusakan pakemnya,” tutup Sri. (SB- Dims)

Comments

comments