Samgita Kumara Tampilkan Tari Klasik “Legong Jobong”

170

Tari Legong Jobog oleh Sanggar Samgita Kumara. |foto-su|

 

SULUH BALI, Denpasar –Sanggar  Samgita Kumara Desa Sidakarya, Denpasar Selatan tampilkan tari dan tabuh hasil revitalisasi seni klasik Legong Jobog pada ajang PKB ke-XXXVII di kalangan Angsoka, Sabtu (20/6/2015).

Legong klasik yang  ini menceritakan tentang cuplikan epos Ramayana yang mengisahkan peperangan raja kera Sugriwa dan Subali dalam merebut Cupu Manik Asta Gina.

Tari yang dibawakan oleh 4 orang anak perempuan ini diiringi oleh penabuh-penabuh cilik yang diiringi dengan instrumen gambelan gong gender.

Menurut Pimpinan Sanggar Samgita Kumara, I Made Kartawan, S.Sn.M.Si,.MA penampilan kali ini di PKB, sanggar ini menampilkan tari klasik sebagai pengenalan kepada anak-anak tentang keberadaan tari klasik.

“Pada PKB ke-XXXVII ini kami sengaja melatih  anak-anak usia dini untuk mengenal seni palegongan”ungkapnnya.

Penampilan  tari klasik palegongan ini  menurutnya adalah sebagai  bagian untuk mengenalkan kembali keberadaan seni tari klasik khususnya seni tari legong.

“Ide dasarnya adalah revitalisasi dan pengembangan dari seni palegongan” jelasnya.

Sementara terkait anggota sanggar yang masih berusia belia, menurut Made Kartawan hal itu sebagai  penanaman pendidikan karakter pada anak-anak.

“Mereka berusia dari SD sampai SMP pendidikan karakter usia dini” terangnya.

Selain menampilkan legong Jobong, Sanggar Samgita Kumara juga menampilkan tari dan tabuh seperti Tabuh Sekar Gendot, Tari Pendet Gaya Sari Peliatan, Tabuh Bebarongan Pelayon, Tari Selat Segara, Tari Jauk Manis. (SB-Su)

Comments

comments