Salahi Aturan Visa, 15 WNA di Deportasi

184
Beberapa bukti Visa yang menyalahi aturan. |foto-ijo|
SULUH BALI, Mangupura – Kantor Imigrasi kelas I khusus Ngurah Rai akan melakukan deportasi terhadap 15 WNA (Warga Negara Asing) ‎asal Amerika dan Kanada, yang kedapatan melakukan sesi pemotretan. Uniknya lagi, ke 15 WNA tersebut memang sengaja melakukan sesi pemotretan dengan bertujuan untuk event Paradise Challange.
Kabid Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kelas I Khusus Ngurah Rai, Muhamad Soleh ditemui di kantornya Selasa (14/4/2015) mengatakan. Pihaknya akan melakukan tindakan deportasi terhadap 15 orang Warga Negara Asing yang terdiri dari, 11 orang Warga Negara Amerika Serikat dan 4 orang Warga Negara Canada karena terlah melanggar penggunaan visa kunjungan (visa on arrival).
kecurangan tersebut berhasil diungkap berdasarkan keterangan dari penduduk disekitar Villa tempat mereka tinggal. Mereka juga terbukti dengan sengaja melakukan kegiatan pemotretan di sekitar komplek villa dan hotel. Apalagi dikuatkan juga dari akun media sosial milik mereka, yang menerangkan bahwa Event tersebut berlangsung sampai dengan tanggal 14 April 2015.
“mereka telah dengan sengaja menyalahgunakan atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan pemberian izin tinggal yang diberikan kepadanya. Serta dipandang melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati atau tidak menaati peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75 ayat 1 Undang-Undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian,”jelasnya.
Namun dari hasil pengakuan mereka, event ini berlangsung hingga tanggal 21 April 2015. Berdasarkan hal tersebut, kami telah mengambil kesimpulan bahwa 15 Warga Negara Asing ini telah terbukti melanggar Pasal 122 huruf a Undang-Undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian. Dari pembuntuan serta penyamaran (Undercover) yang dilakukan selama 3 hari, dari tanggal 8-10 April lalu.
Setelah diitindaklanjuti di hari Jumat tanggal 10 April 2015 sekitar pukul 21.00 WITA, untuk menangkap yang bersangkutan. Setelah sebelumnya mendapatkan cukup bukti, baik dari hasil pengawasan dan pengintaian. Untuk kemudian petugas melakukan pemeriksaan dokumen para personil dan model yang tergabung dalam Eveent Paradise Challange di salah satu Villa di Canggu, Kuta Utara tempat mereka tinggal.
“Ketika kita tangkap dan kita periksa dokumennya, mereka ternyata menggunakan Visa On Arrival. Tentunya ini menyalahi aturan, sebab mereka melakukan aktifitas diluar izin tersebut dan dibuktikan dengan temuan peralatan-peralatan yang digunakan untuk Pemotretan. Ke-15 Warga Negara Asing tersebut diduga kuat telah melanggar Pasal 122 huruf a Undang-Undar g Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. DINA MOREL, Cs masuk ke wilayah Indonesia dengan menggunakan Visa On Arrival.  Oleh karena itu pihaknya akan melakukan sanksi tindakan administratif Keimigrasian terhadap 15 orang asing tersebut berupa deportasi keluar dari wilayah Indonesia. Senin kemarin kita sudah lakukan deportasi kepada 2 orang WNA ini dan malam ini menyusul seorang lagi akan kita deportasikan. Ini akan kita lakukan secara bertahap hingga semuanya akan dideportasi,” papar Soleh. (SB-Ijo)

Comments

comments