Salah Satu Napi Kabur Dari Rutan

45

SULUHBALI.CO, Jembrana – Kadek Supartika alias Ucil (25), salah seorang narapidana di Rumah Tahanan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, kabur, Rabu sore.

“Dia merupakan pindahan dari Lapas Kabupaten Buleleng, di sini baru sekitar dua bulan,” kata Kepala Keamanan Rutan Negara Agus Setiawan saat dikonfirmasi.

Ia yang didampingi Kepala Rutan Negara Arimin mengatakan, Ucil sebenarnya sudah menjalami dua pertiga masa hukumannya, dan sudah diajukan untuk memperoleh pembebasan bersyarat (PB).

Napi dengan ciri kurus tinggi, dan lengan kirinya ada tato bertuliskan “Supriani” ini divonis 4 tahun 6 bulan penjara, karena kasus pencurian emas.

Pihak rutan memperkirakan, Ucil kabur saat jam kunjungan pertama dibuka oleh petugas, yaitu sekitar pukul 14.15 wita.

Menurut Agus, saat itu Ucil dikunjungi temannya dengan alamat di Desa Delodbrawah, Kecamatan Negara.

“Usai jam kunjungan, lewat pengeras suara kami panggil namanya tapi tidak datang. Setelah itu, kami lakukan pengecekan di kamar nomor 4, yang bersangkutan juga tidak ada,” ujarnya.

Petugas yang melakukan penyisiran di seputar rutan, termasuk naik ke atap, tidak menemukan Ucil.

“Selain ke Polres Jembrana, kami juga berkoordinasi dengan Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, untuk mengantisipasi jika ia kabur ke Jawa,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, aparat dari Rutan Negara beserta Polres Jembrana, masih melakukan pengejaran terhadap napi tersebut.

Dari olah tempat kejadian, maupun keterangan dari teman-teman satu sel, belum diketahui pasti cara Ucil kabur.

“Kawan-kawannya melihat ia terakhir kali duduk di luar kamar sekitar pukul 14.00 wita. Mereka tidak tahu, bagaimana caranya dia kabur,” katanya.

Informasi yang dikumpulkan menyebutkan, sebelum kabur dari Rutan Negara, Ucil juga pernah kabur saat menjalani hukuman di Rutan Karangasem, namun bisa ditangkap kembali. (SB-ant)

Comments

comments

Comments are closed.