Saat Ditangkap | Ketua Fraksi Golkar Tabanan Berduaan Sama Cewek

3705
Ketua Fraksi Golkar DPRD Tabanan Nyoman Wira Putra (foto net).

SULUH BALI, Jakarta – Penangkapan Ketua Fraksi Golkar DPRD Tabanan, di sebuah hotel di Jakarta, Rabu (14/6/2017) mengungkap fakta. Bahwa pria bernama I Nyoman Wirama Putra (35 tahun) saat ditangkap polisi Metro Jaya, sedang bersama seorang wanita muda berinisial LOS (19 tahun) di kamar hotel . Keduanya sama-sama sedang menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

Menariknya lagi, beberapa anggota DPRD Tabanan lainnya sedang mengikuti Bimbingan Teknis soal Pemilu, karena kegiatan ini anggota DPRD Tabanan berada di Jakarta untuk beberapa hari. Menurut informasi, Wirama memisahkan diri dari kawan-kawannya siang hari, hingga kemudian ada peristiwa penangkapan atas dirinya.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Kamis, mengatakan penangkapan Wirama, berawal ketiak polisi menangkap pasangan suami istri NYA (28) dan LP (32).

“Berdasarkan keterangan NYA dan LP, barang bukti narkoba didapat dari penghuni Lapas Cipinang berinisial A,” kata Argo.

Usai menangkap NYA dan LP, Argo mengungkapkan petugas meringkus I Nyoman Wirama Putra bersama seorang wanita bernama LOS.

Di kamar hotel tempat menginap Wirama, petugas menemukan barang bukti sebuah alat hisap shabu-shabu (bong), sebuah cangklong, dua pipet plastik, satu plastik klip kosong bekas shabu dan satu korek api.

Petugas membawa Wirama dan LOS ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan intensif.

Selanjutnya polisi menggeledah rumah NYA dan LP di Sawah Besar Ciputat Tangerang Selatan Banten yang menemukan barang bukti 2.053 butir ekstasi dan 1,8 gram shabu.

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Gidion Arief Setyawan menambahkan polisi masih mendalami sejauh mana Wirama mengkonsumsi narkoba.

Gidion menyatakan Wirama cukup lama mengenal LP yang diduga bandar dan pengedar narkoba, serta memiliki hubungan dengan salah satu penghuni Lapas Cipinang berinisial A.

Gidion menyebutkan A berperan mengatur peredaran narkoba kepada sejumlah bandar dan pengedar seperti NYA dan LP. (SB-ant)

Comments

comments