RSUP Sanglah Diharapkan Bisa Jadi Pelopor Wisata Kesehatan

52
Suasana ulang tahun RSUP Sanglah (fofo humas.Bali).

SULUH BALI, Denpasar  — Pemerintah Provinsi Bali mengharapkan Pulau Dewata dapat menjadi tujuan wisata kesehatan, dengan dipelopori oleh Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah sebagai RS rujukan bagi daerah-daerah lain.

“Itu mimpi besar kita dan saya rasa itu bisa kita wujudkan kalau kita awali semuanya dari RSUP Sanglah ini, sehingga ke depan orang kita tidak perlu ke luar negeri untuk berobat, melainkan orang luar yang datang ke Bali,” kata Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta saat menghadiri perayaan HUT ke-57 RSUP Sanglah di Denpasar, Jumat (30/12/2016).

Menurut dia, hal itu sangat beralasan mengingat prestasi dan pengakuan dari nasional dan internasional yang telah diraih oleh RSUP Sanglah sudah sangat banyak.

Untuk mencapai mimpi tersebut, dukungan dari berbagai pihak juga sangat diperlukan termasuk dukungan dari pemprov setempat, mengingat Pemprov Bali menempatkan kesehatan sebagai program prioritasnya dalam membangun Bali.

Di sisi lain, ujar Sudikerta, dukungan sarana dan prasarana serta SDM di masing-masing kabupaten/kota dan di provinsi sudah disiapkan serta perbaikan sistem rujukan juga telah dilakukan dengan dukungan berbagai kebijakan di bidang kesehatan lainnya guna memperkuat pondasi kesehatan di masing-masing kabupaten/kota.

“Dengan demikian hal tersebut akan mampu mengurangi beban RSUP Sanglah yang kemudian akan mampu lebih fokus menjadi rumah sakit pendidikan dan fokus mempersiapkan diri menjadi medical tourism,” ucapnya.

Dia juga mengharapkan adanya sinergitas dan kerja sama untuk saling menguatkan antara Pemprov Bali dengan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Kesehatan.

Bantuan berupa penguatan SDM, sarana prasarana dan alat kesehatan maupun sistem jejaring sektor kesehatan masih sangat diperlukan sehingga dukungan Pemprov Bali akan menjadikan RSUP Sanglah lebih mampu membangun bidang kesehatan dengan membuat inovasi-inovasi yang diharapkan mampu memberikan kemajuan di bidang kesehatan.

Sementara itu Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek mengatakan sangat setuju jika Bali dijadikan sebagai tujuan wisata kesehatan.

Menurut dia, Bali yang telah dikenal dunia melalui pariwisatanya sudah selayaknya memiliki fasilitas kesehatan yang terbaik, sehingga hal tersebut mampu menunjang jalannya kepariwisataan di Bali.

“Fasilitas kesehatan yang baik akan memberikan dampak pada mutu pelayanan kesehatan, semakin baik fasilitasnya akan semakin baik pula mutu pelayanannya,” ujarnya.

Oleh karena itu, Nila Moeloek mengharapkan agar RSUP Sanglah senantiasa melaksanakan tugas dan kewajibanya sesuai dengan standar operasional yang berlaku, selalu memberikan pelayanan yang bermutu tinggi dan wajib menjaga keselamatan pasien.

Dalam perayaan yang ditandai dengan pemotongan tumpeng tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan bagi RSUP Sanglah.

Penghargaan yang diterima untuk kedua kalinya tersebut adalah penghargaan Akreditasi Internasional JCI (Joint Commission International) yang diterima langsung oleh Direktur Utama RSUP Sanglah I Wayan Sudana. (SB-ant)

Comments

comments

Comments are closed.