RSU Manuaba Siap Menghadapi Masa Kini

0
518
Ida Pedanda Gde Ngurah Manuaba (tengah) diapit dua pengacaranya (foto ist).

SULUH BALI, Denpasar —  Rumah Sakit Umum (RSU) Manuaba yang didirikan tahun 1974, sudah siap menghadapi perubahan pesat di masa kini. Demikian disampaikan Ida Pedanda Gde Ngurah Manuaba di Denpasar, Rabu (14/3/2018).

Menurut Profesor di bidang Obstetri dan Ginekologi Universitas Udayana ini, didampingi pengacaranya I Wayan Mudita, SH, M.Kn dan I Gusti Ngurah Artana, SH , kondisi terkini dalam pelayanan sebuah rumah sakit semakin penuh tantangan dan itu memerlukan jawaban-jawaban untuk siap mengoperasionalkan sebuah pelayanan kesehatan sesuai standar yang berlaku terkini.

Menurut Ida Pedanda Gde Ngurah Manuaba, dengan nama walaka Prof.dr.Ida Bagus Gde Manuaba Sp.OG (K), rumah sakit yang didirikan ini, sejak awal sudah ditujukan untuk memberikan pelayanan pada masyarakat Bali, “Saya bersyukur, hingga kini RSU Manuaba tetap menjadi pilihan pelayanan kesehatan masyarakat Bali sejak didirikan 44 tahun yang lalu.”

Karena itu, sebagai tanggung jawab moral RSU Manuaba berusaha terus memenuhi syarat syarat yang sudah ditentukan oleh pemerintah dan undang undang tentang pelayanan rumah sakit, termasuk juga memberi pendidikan berkelanjutan pada semua staf dan para dokter dengan standar profesional terkini.

Ida Pedanda menyebutkan pendirian badan hukum berupa Yayasan Keluarga Manuaba dengan akta notaris nomor 02 pada tanggal 05 Maret 2015, hanya merupakan kelanjutan dari pendirian Yayasan Keluarga Manuaba (YKM) dengan akta notaris nomor 06 tanggal 10 Agustus 2010 dimana dirinya sempat menjadi Pendiri sekaligus Pembina. Bahkan sebetulnya, pada tanggal 20 April 1978 sudah ada Yayasan Keluarga Manuaba dimana beliau juga berkedudukan sebagai Pendiri sekaligus Pembina. Yayasan Keluarga Manuaba ini dibentuk untuk memenuhi ketentuan agar RSU Manuaba mengikuti peraturan yang berlaku.

Walaupun dirinya tidak ada di dalam badan hukum ini, namun semuanya atas sepengetahuan dirinya dan begitu juga semua biaya yang harus dikeluarkan, “Belum pernah ada biaya dari pihak manapun dalam membangun Rumah Sakit Manuaba sejak awal. Pada kenyataannya bila ada kekurangan biaya operasional RSU Manuaba tetap saya yang akan menalangi dengan dana pribadi saya bukan dari Yayasan Keluarga Manuaba.”

Namun karena ada masalah di internal pada Yayasan Keluarga Manuaba, maka sejak adanya akta perubahan nomor 02 tertanggal 08 Pebruari 2017 yang tidak disetujui bahkan tidak diketahui oleh Ida Pendanda. Ida Pedanda tidak lagi memperbolehkan Yayasan Keluarga Manuaba berada dan menjadikan RSU Manuaba dan Jl. Cokroaminoto No. 28 Denpasar sebagai domisili untuk beraktivitas sejak tanggal 24 Maret 2017.

Apalagi saat ini YKM sudah diblokir oleh Kementerian Hukum dan HAM akibat kisruh internaldan penggunaan nomor badan hukum palsu, maka untuk menjaga ketertiban operasional rumah sakit, maka Ida Pedanda sebagai Pendiri dan Pemilik RSU Manuaba meminta Pemerintah Kota Denpasar untuk memberikan perlindungan hukum, sehingga RSU Manuaba tetap bisa berjalan dengan baik hingga ada terbentuk badan hukum baru.

RSU Manuaba sampai saat ini masih memiliki sistem manajemen yang baik dan dikontrol secara berkala oleh Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Memiliki izin operasional rumah sakit Tipe C sejak tanggal 13 Juli 2016 hingga berlaku selama 5 tahun(tahun 2021).

RSU Manuaba juga dinyatakan sudah Lulus Akreditasi RS Perdana yang berlaku hingga 25 April 2019 sejak ditetapkan di Jakarta, 12 Mei 2016 oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) yang ditandatangi oleh Ketua Eksekutif KARS Dr.dr. Sutoto, M.Kes.

Terkait dengan merek dagang, “Maka saya menetapkan satu-satunyastempel yang saya buat tahun 2010 sebagai acuan utama saat mendaftarkan kepemilikan Merek Dagang dan Logo dari RSU Manuaba di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I Pada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual, yaitu disebut “Logo M” dengan kekhususan dan warna Hijau memiliki arti Kesehatan dan Kesuburan sedangkan warna kuning melambangkan kemakmuran.

Logo M diterangkan sebagai Rumah Sakit, Klinik Medis, Jasa Kesehatan, Pusat Kesehatan, Perawatan kesehatan, Perawatan (medis). Logo ini adalah milik pribadi Prof.dr.Ida Bagus Manuaba, Sp.OG (K) dan beralamat di Jalan Pemuda Nomor 9, Dusun Sembung Sari, Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar.Hal ini sesuai dengan surat dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Menkumham RI nomor : HKI.4-HI.06.01-60 tertanggal 27 Pebruari 2018.

“Pada tanggal 20 Desember 2016 melalui surat nomor : 33/YKM/XII/2016 pihak Yayasan Keluarga Manuaba sudah mengembalikan semua sertifikat hak milik atas semua tanah tempat berdirinya RSU. Manuaba di Jl. Cokroaminoto No. 28, Denpasar kepada saya. Selanjutnya secara resmi diserahkan kembali pada saya oleh pihak Bank Pembangunan Daerah (BPB) Bali tanggal 22 Desember 2016 karena kredit sudah dilunasi sejak Desember 2014,” ujar Ida Padanda sambil menambahkan hal ini merupakan komitmen pribadi dirinya sebagai orang tua untuk tidak menyisakan hutang apapun pada pihak ketiga, “Sehingga tidak menjadi beban bagi kehidupan anak-anak saya.” (wan)

Comments

comments