Rp 3,75 M untuk urusan Desa Adat

29

Pemerintah Provinsi Bali menganggarkan bantuan dana senilai Rp3,75 miliar kepada majelis madya dan alit pada 2014 untuk mengurusi berbagai persoalan di desa adat (pakraman).

“Kami sudah mulai menyusun anggaran tahun ini dan bantuan akan dilaksanakan mulai tahun depan,” kata Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat membuka kegiatan Pasraman seluruh Bali di Amlapura, Kabupaten Karangasem, Kamis.

Menurut dia, Pemprov Bali akan mengucurkan anggaran sebesar Rp100 juta bagi majelis madya desa pakraman sebagai organisasi yang mewadahi desa adat di tingkat di kabupaten/kota dan bantuan Rp50 juta bagi majelis alit desa pakraman sebagai organisasi yang mewadahi desa adat di tingkat kecamatan Untuk majelis madya terdapat di sembilan kabupaten/kota, sedangkan majelis alit terdapat di 57 kecamatan di seluruh Pulau Dewata sehingga total dana yang akan dianggarkan dari APBD tahun 2014 mencapai Rp3,75 miliar.

Mantan Kepala Polda Bali itu telah meminta kepada Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ketut Suastika untuk menyampaikan pedoman yang harus diisi dalam proposal kepada majelis madya dan majelis alit.

“Tolong mulai dibuatkan proposalnya. Saya sudah sampaikan kepada Kadisbud untuk menyampaikan apa saja pedoman yang ada di proposal itu, untuk apa saja uang itu,” katanya.

Selama ini bantuan dana baru di berikan kepada 1.480 desa pakraman di seluruh Bali, masing-masing sebesar Rp100 juta.

Dengan adanya bantuan itu, sejumlah permasalahan antardesa dalam suatu kecamatan maupun antarkecamatan di tingkat kabupaten/kota dapat teratasi.

“Kalau itu berbenturan ini bagaimana, siapa yang urus. Oleh karena itu majelis alit kami harapkan bisa mengidentifikasi persoalan antar desa pakraman,” ucap Pastika. (SB-ant)

Comments

comments

Comments are closed.